Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ini 7 Tanaman Indoor Low Maintenance yang Cocok untuk Kamu yang Sibuk di Kota

Jay Wijayanto • Senin, 3 Februari 2025 | 20:05 WIB
Photo
Photo

RADAR SURABAYA - Hidup di kota besar sering kali membuat kita sibuk dan lupa menghadirkan elemen alami di rumah. Padahal keberadaan tanaman di dalam rumah tidak hanya mempercantik dekorasi ruangan, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. 

Namun, sebagian besar orang ragu untuk merawat tanaman dengan alasan sibuk di luar rumah dan tidak memiliki waktu luang. Kabar baiknya, ada banyak jenis tanaman indoor yang mudah dirawat, bahkan yang memiliki jadwal super padat. Tanaman-tanaman ini tidak membutuhkan perawatan intensif dan tetap bisa tumbuh subur di dalam ruangan.

Nah, berikut adalah 7 tanaman indoor low maintenance yang bisa menjadi pilihan untuk mempercantik rumah sekaligus menciptakan suasana segar dan nyaman.

1. Lidah Mertua (Sansevieria)

Lidah mertua atau Sansevieria merupakan tanaman hias berasal dari afrika dan termasuk dalam suku Asparagaceae. Tanaman ini menjadi salah satu pilihan tanaman yang sangat populer karena kemampuannya beradaptasi di berbagai kondisi.

Dengan daun yang keras, tegak dan meruncing, membuat lidah mertua tidak memerlukan banyak air dan dapat bertahan di ruangan dengan cahaya minim. Uniknya, daunnya ini dapat mencapai panjang hingga 70 cm dengan berbagai variasi warna yakni, hijau, perak, dan kombinasi putih kuning.

Tak hanya itu, lidah mertua dikenal sebagai tanaman pembersih udara yang mampu menyerap racun seperti formaldehida dan benzena. Sehingga, kamu hanya perlu menyiramnya sekitar dua minggu sekali. 

2. Sirih Gading (Epipremnum Aureum)

Tanaman dengan nama ilmiah Epipremnum Aureum, atau sering disebut sirih gading, memiliki ciri-ciri berbentuk hati dengan panjang daun mencapai 100 cm dan lebar 45 cm. Tanaman sirih gading juga biasanya tumbuh bunga di usia yang sudah mulai tua.

Lebih lanjut, sirih gading memiliki beberapa manfaat yang baik bagi manusia dan lingkungannya. Salah satunya dapat menghilangkan polutan dalam ruangan. 

Cara merawat tanaman sirih gading juga terbilang cukup mudah dengan hanya melakukan penyiraman seminggu sekali atau ketika tanahnya mulai kering serta dapat tumbuh meski hanya mendapat sedikit sinar matahari. Sehingga, Tanaman ini sangat cocok bagi kamu yang baru memulai merawat tanaman. 

3. Monstera

Tanaman monstera sering disebut "daun keju Swiss" menjadi tanaman favorit banyak orang karena daunnya yang besar dan memiliki pola berlubang unik. Tanaman ini tidak hanya memberikan sentuhan estetis pada ruangan, tetapi juga menghadirkan suasana tropis yang menenangkan.

Perawatannya pun sederhana, cukup siram saat tanah mulai mengering, biasanya seminggu sekali atau sesuai kondisi lingkungan.

Selain itu, monstera menyukai pencahayaan tidak langsung kelembapan, sehingga menyemprotkan air pada daunnya sesekali dapat membantu tanaman tetap sehat. 

Supaya kelihatan mengilap, jangan lupa untuk membersihkan permukaan daunnya secara rutin agar debu tidak menumpuk dan mengganggu proses fotosintesis. 

4. Kaktus

Jika Anda mencari tanaman yang hampir tidak memerlukan perhatian, kaktus adalah jawabannya. Tanaman ini sangat tahan terhadap kekeringan dan hanya perlu disiram sekitar satu kali dalam dua minggu. Dengan bentuknya yang unik, kaktus dapat menjadi elemen dekorasi minimalis yang menarik.  

Kaktus lebih suka sinar matahari langsung, jadi pastikan untuk meletakkannya di tempat yang terang. Dengan perawatan yang minimal, kaktus tetap dapat tumbuh subur dan mempercantik ruangan.

5. ZZ Plant (Zamioculcas zamiifolia)

ZZ plant adalah tanaman yang hampir tidak bisa mati, membuatnya cocok untuk pemilik rumah sibuk. Tanaman ZZ plant dapat bertahan di ruangan dengan sedikit cahaya dan hanya membutuhkan penyiraman sekitar dua kali sebulan. 

Selain itu, daunnya yang hijau mengilap memberikan kesan segar, serta dapat menyaring udara di dalam ruangan dan meningkatkan kualitas udara di sekitarnya.

Dengan perawatannya yang sangat minimal bahkan tumbuh lambat, ZZ plant cocok ditempatkan di ruang tamu, kamar tidur, atau bahkan di ruang kantor.

6. Spider Plant (Chlorophytum comosum)

Spider plant dikenal dengan bentuk daunnya yang panjang dan melengkung, memberikan tampilan yang segar dan elegan di rumah. Tanaman spider plant sangat mudah dirawat dan dapat tumbuh di berbagai kondisi. 

Selain menjadi tanaman hias yang menarik, spider plant juga memiliki kemampuan untuk menyerap polusi udara, seperti karbon monoksida dan formaldehida, sehingga meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan. 

Perawatan spider plant cukup sederhana, hanya perlu menyiramnya seminggu sekali dan pastikan tanahnya tidak terlalu basah. Tanaman ini juga dapat tumbuh dengan baik di pot gantung atau diletakkan di rak, sehingga cocok untuk ruang kecil atau tempat yang lebih sempit.

7. Aloe Vera

Selain berfungsi sebagai tanaman hias, aloe vera juga memiliki manfaat sebagai tanaman obat. Gel di dalam daunnya terkenal efektif untuk mengatasi luka bakar ringan, iritasi kulit, atau sebagai pelembap alami.!?. 

Aloe vera ini sangat mudah dirawat karena hanya memerlukan sedikit air. Uniknya, suka tanah yang cepat kering, sehingga kamu tidak perlu sering menyiramnya, cukup satu kali seminggu atau lebih jarang.  

Tak hanya itu, aloe vera juga cocok ditempatkan di ruang yang mendapatkan sinar matahari langsung, seperti jendela yang cerah. Dengan kemampuannya untuk bertahan hidup di kondisi kering dan minim perawatan, aloe vera menjadi pilihan ideal bagi mereka yang memiliki jadwal sibuk.

Dengan memilih salah satu dari tanaman ini, Anda dapat menghadirkan suasana hijau yang menenangkan di rumah tanpa harus repot merawatnya. Yuk, ciptakan rumah yang asri dan nyaman meski di tengah kesibukan. (via/jay) 

Editor : Jay Wijayanto
#Low Maintenance #Perkotaan #tanaman hias