Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gak Perlu Emosi! Begini Cara Bijak Menghadapi Orang yang Suka Julid

Jay Wijayanto • Jumat, 17 Januari 2025 | 20:49 WIB
Jangan emosi menghadapi orang julid.
Jangan emosi menghadapi orang julid.

RADAR SURABAYA - Pernah tidak Anda mendapatkan komentar negatif padahal Anda tidak melakukan kesalahan apapun? Atau, setiap kali Anda membagikan kabar bahagia, selalu saja ada orang yang mencari-cari hal negatif alih-alih mengapresiasi kebahagiaan Anda? Jika Anda pernah merasakannya, berarti Anda sedang berhadapan dengan orang julid.

Istilah ini cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia dan digunakan untuk menggambarkan sifat seseorang yang suka ikut campur dalam urusan orang lain, mengkritik tanpa kesalahan yang jelas, atau bahkan menilai segala sesuatu dengan negatif.

Tidak dapat dipungkiri, keberadaan orang julid akan selalu ada di sekitar Anda. Baik di lingkungan kerja, pertemanan, bahkan dunia maya sekalipun. Orang julid akan menunjukkan dirinya dan kerap meninggalkan perasaan tidak nyaman.

Adanya perasaan ini membuat Anda pastinya ingin memberikan pelajaran kepada mereka. Namun, alih-alih merespons dengan amarah atau emosi, alangkah lebih terhormat jika Anda melakukannya dengan cara yang bijak.

Nah, melalui artikel ini Anda bisa belajar bagaimana cara menghadapi orang julid dengan elegan tanpa menurunkan kelas Anda. Namun, sebelum kita ke arah sana, akan lebih baik jika Anda memahami terlebih dahulu alasan mengapa ada orang yang suka bertindak julid terhadap orang lain.

Mengapa Seseorang Suka Jadi Julid?

Dilansir dari laman Klikdokter, terdapat dua alasan yang mendasari perilaku julid seseorang. Pertama adalah adanya teman yang memiliki pemikiran sama.

Ketika seseorang menemukan teman yang satu pendapat, ia akan merasa memiliki partner untuk terus menjelek-jelekkan orang lain yang menjadi bahan gosip. Hal inilah yang kemudian bisa menjadi pancingan untuk ber-julid.

Alasan kedua adalah seseorang sudah terlanjur tidak suka dengan orang yang menjadi sasaran julid. Ketika perasaan benci dan iri dengki mengalahkan segalanya, apapun yang dilakukan orang pasti salah, sekalipun sebenarnya orang tersebut melakukan hal yang positif dan tidak merugikan dirinya.

Bagi orang yang suka julid, apapun yang dilakukan oleh sasaran julid hanya untuk mencari perhatian dan validasi semata.

Tips Menghadapi Orang yang Suka Julid

Setelah mengetahui alasan seseorang suka julid, selanjutnya Anda bisa belajar bagaimana menghadapi orang yang suka julid. Menyadur dari laman FImela.com (30/11), berikut merupakan 5 tips yang bisa Anda terapkan dalam menghadapi orang yang suka julid:

1. Jangan Pernah Terpancing Emosi

Dalam menghadapi orang julid, salah satu kesalahan terbesar yang paling sering dilakukan adalah membalas komentar julid dengan emosional. Perlu Anda ingat bahwa senjata terbaik untuk meredakan provokasi adalah ketenangan.

Alih-alih membalas dengan nada tinggi atau melakukan hal yang sama, Anda sebaiknya menjawab komentar julid dengan kalimat yang sopan tetapi tegas. Misalnya, ketika ada yang berkomentar tentang gaya berpakaian, Anda bisa menjawab dengan kalimat, “Terima kasih sudah peduli denganku, saya akan mempertimbangkan masukanmu tadi.”

Perlu diingat bahwa reaksi Anda dalam menghadapi komentar julid akan menunjukkan siapa diri Anda. Jika Anda menanggapi dengan emosi, hal tersebut hanya akan menunjukkan bahwa diri Anda tidak jauh berbeda dengan mereka. Tetap tenang dan tunjukkan bahwa Anda memiliki level yang lebih tinggi.

2. Tetap Fokus Pada Hal Positif Dalam Diri Anda

Orang yang julid cenderung menyerang kekurangan untuk membuat Anda merasa buruk dan lemah. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk menemukan kualitas positif dalam diri Anda dan fokus pada hal-hal tersebut. Anda juga harus percaya diri sehingga komentar-komentar negatif tersebut tidak membuat Anda merasa down.

Namun, sebelum benar-benar membuang komentar tersebut, renungkanlah terlebih dahulu apakah komentar tersebut memiliki relevansi. Jika ternyata iya, Anda bisa gunakan sebagai bahan intropeksi untuk lebih baik.

Apabila komentar julid tersebut masih belum juga hilang dan malah mempengaruhi pikiran Anda, cobalah untuk habiskan waktu dengan orang-orang yang mendukung dan menghargai Anda. Dukungan positif dari mereka akan membuat komentar julid tersebut tidak lagi berkembang dalam pikiran Anda.

3. Jangan Takut untuk Mengabaikan

Tidak semua komentar perlu ditanggapi jika tujuan hanya untuk memancing emosi Anda. Jika komentar tersebut tidak relevan dan hanya berisi kebencian, abaikan saja dan buat komentar tersebut tidak berguna.

Orang yang suka julid pada dasarnya akan kehilangan kepuasan ketika komentar yang mereka berikan tidak mendapatkan respons. Jika hal ini terus berlanjut, mereka pasti akan lelah dan berhenti dengan sendirinya. Mengabaikan bukan berarti membuat Anda kalah. Justru ini adalah tanda bahwa Anda cukup bijaksana untuk tidak terlibat dalam hal yang tidak penting.

4. Tetap Bersikap Ramah dan Elegan

Ketika menghadapi orang julid, cara efektif yang bisa dilakukan adalah dengan membalas mereka dengan kebaikan. Tersenyum dan bersikap ramah ketika menerima komentar julid menunjukkan bahwa Anda tidak terganggu.

Baca Juga: Dorong Pengembangan UKM, Telkomsel Gelar Roadshow Digital Creative Entrepreneurs

Terkadang, orang bertindak julid seperti itu karena mereka sendiri sedang mengalami masalah. Dengan bersikap ramah, Anda bisa menghentikan sikap mereka. Percayalah bahwa sikap ramah akan membuat Anda terlihat lebih bermartabat dan berkarakter.

5. Jadikan Prestasi Sebagai Jawaban

Alih-alih menghabiskan energi dengan menanggapi komentar julid, lebih baik Anda membalasnya dengan prestasi ynag positif. Ketika Anda berhasil mencapai prestasi, hal tersebut sudah menjadi jawaban terbaik tanpa perlu mengatakan apapun.

Anggaplah komentar mereka sebagai motivasi dan juga tantangan untuk membuktikan bahwa anggapan mereka tentang Anda salah besar.

Orang yang suka julid memang mengesalkan. Namun, perlu Anda ingat bahwa membalas perlakuan mereka dengan cara yang sama hanya akan menghabiskan tenaga dan membuat Anda memiliki karakter yang tidak jauh berbeda dengan mereka.

Akan lebih terhormat jika Anda mengikuti cara-cara bijak seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Semoga bermanfaat! (han/jay)

Editor : Jay Wijayanto