Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Thrifting Tetap Hits di Surabaya, Toko Baru Bermunculan dengan Konsep Unik

Andy Satria • Senin, 6 Januari 2025 | 17:18 WIB

 

PUNYA SEGMEN KHUSUS: Pembeli memilih pakaian-pakaian bekas di salah satu toko penyedia pakaian bekas dengan kondisi siap pakai, di kawasan Semolowaru, Surabaya.
PUNYA SEGMEN KHUSUS: Pembeli memilih pakaian-pakaian bekas di salah satu toko penyedia pakaian bekas dengan kondisi siap pakai, di kawasan Semolowaru, Surabaya.

RADAR SURABAYA - Tren berburu barang bekas atau thrifting masih diminati oleh berbagai kalangan, termasuk kawula muda dan segala usia. 

Istilah thrifting adalah kegiatan membeli barang bekas yang masih berkualitas dan layak pakai. Istilah ini berasal dari kata thrift dalam bahasa Inggris yang berarti hemat. 

Di Surabaya, tren ini masih memiliki banyak peminat. Hal ini seiring masih banyaknya toko-toko penyedia barang bekas, dengan menyediakan barang branded berkualitas dan tentunya masih layak pakai.

Baca Juga: Tips dan Trik Thrifting untuk Pemula di Pasar Pagi Tugu Pahlawan Surabaya

Karena sudah melalui proses sortir barang, bahkan dibeli langsung dari pemakaianya (bukan dari bal impor) maupun kolektor.

Seperti di kawasan Nginden Semolo, Surabaya, toko-toko thrifting menjamur menawarkan berbagai macam pilihan, mulai dari jaket, kacamata, topi, jersey, kaos, kemeja, celana hingga tas. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp 80 ribu hingga Rp 4 juta.

Arief Suwandi, pemilik toko Cantolan Kastok mengungkapkan bahwa saat ini jaket outdoor menjadi salah satu barang yang paling banyak dicari. Hal ini disebabkan oleh musim hujan yang sedang berlangsung. 

Baca Juga: Angin Kencang Terjang Tiga Lokasi, Belasan Rumah di Surabaya Rusak

"Selain jaket, sepatu, celana, dan kemeja juga menjadi favorit para pemburu thrift. Untuk celana, jeans dan cargo menjadi best seller," ujar Arief, Minggu (5/1).

Di awal tahun ini, terlihat peningkatan jumlah toko thrifting baru di Surabaya. 

Konsep yang ditawarkan pun berbeda dengan toko-toko lama. Meski demikian dirinya tetap bisa survive karena menawarkan kualitas dan barang yang lebih eksklusif, menawarkan item-item brand ternama seperti jaket, celana, jersey, kaos band, dan topi. Harga untuk kaos band bahkan bisa mencapai Rp 2-4 juta.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Dimulai, 190 Dapur Siap Operasi untuk 3 Juta Penerima Manfaat

"Ya, sekarang banyak toko thrifting. Tapi kami tetap bisa menawarkan barang yang eksklusif dan kekinian dengan kualitas tentunya," terangnya.

Barang-barang thrifting yang dijual di toko-toko ini berasal dari berbagai sumber. Ada yang diperoleh dari koleksi pribadi, seperti kaos band, dan ada juga yang dicari secara khusus  "Untuk barang impor, biasanya dilakukan proses sortir sebelum dijual. 

Peminat barang thrifting di Surabaya tidak hanya berasal dari kalangan anak muda. 

Toko thrifting di tempatnya menjual barang untuk semua usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. "Rata-rata usia pembeli adalah 18-24 tahun," terangnya.

Baca Juga: Catat 5 Rekomendasi Tempat Thrifting di Surabaya ini!

Beberapa peminat barang thrifting di Surabaya mengungkapkan alasan mereka memilih barang second.

Menurut Jati selain harga terjangkau, barang thrifting memiliki keunikan tersendiri karena biasanya merupakan barang vintage atau limited edition

"Ya kalau barang baru kan biasanya jarang ada yang vintage tapi kalau thrifting ada juga. Tinggal rajin aja memilih. Harganya juga relatif," ujar Jati.

Baca Juga: Investigasi Kecelakaan Pesawat Jeju Air: Transkrip Perekam Suara Kokpit Hampir Selesai

Tren thrifting di Surabaya menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap barang second semakin meningkat. Hal ini didukung oleh semakin banyaknya toko thrifting yang bermunculan dengan konsep yang lebih menarik dan inovatif. (sam/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#surabaya #baju bekas #Thrifting #semolowaru