Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Lagu 'Sedon Lewa Papan' Viral di Medsos setelah 30 Tahun, Penciptanya Seakan Tak Percaya

Lambertus Hurek • Kamis, 21 November 2024 | 15:38 WIB
Nelys Manuk pencipta lagu Sedon Lewa Papan dan lagu-lagu daerah Flores Timur, NTT. (IST)
Nelys Manuk pencipta lagu Sedon Lewa Papan dan lagu-lagu daerah Flores Timur, NTT. (IST)


RADAR SURABAYA - Lagu "Sedon Lewa Papan" karya Nelys Manuk, komposer asal Botung, Wotan Ulumado, Kabupaten Flores Timur, NTT, menjadi viral di media sosial khususnya TikTok. Popularitas lagu berbahasa Lamaholot itu melejit, tak hanya di Nusa Tenggara Timur (NTT) tetapi juga hingga ke luar negeri.

Nelys Manuk mengungkapkan bahwa lagu Sedon Lewa Papan diciptakan pada tahun 1990-an saat ia masih duduk di kelas 2 SMA di Larantuka. Lagu itu berkisah tentang Kopong, seorang pemuda Lamaholot, menjalin asmara dengan gadis cantik dari seberang lautan tapi kandas.

"Sedon Lewa Papan itu lagu kedua saya. Tapi hanya disimpan saja karena teknologi belum semaju sekarang," ujar komposer yang tinggal di Pantai Besar, Larantuka, NTT.

Pada tahun 1992, saat bekerja di Radio Khusus Pemerintah Daerah (RKPD) Flores Timur, Nelys Manuk mencoba menyodorkan lagu itu untuk disiarkan. "Ternyata dapat sambutan yang bagus," kenangnya.

Sambutan tersebut mendorong Rusny Assan, seorang penyanyi lokal, untuk merekam lagu Sedon Lewa Papan di Surabaya. "Waktu itu masih dalam bentuk kaset pita," kata Nelys Manuk.

Sekitar 30 tahun kemudian, di era digital, Nelys melihat potensi untuk membangkitkan kembali lagu Sedon Lewa Papan. Ia menganalisis suara beberapa penyanyi lokal di YouTube dan media sosial sebelum akhirnya menemukan sosok yang cocok.

"Saya merasa L. Wurin adalah pilihan yang tepat. Padahal, saya tidak kenal dia sebelumnya, meskipun dia di Lewoleba dan saya di Larantuka yang sebenarnya cukup dekat," ujarnya.

Nelys Manuk kemudian mencari kontak WhatsApp (WA) Laurensius Wurin, penyanyi lokal yang juga anggota Polres Lembata, dan mengajaknya bekerja sama. Hasilnya, lagu Sedon Lewa Papan yang dibawakan L. Wurin mendapat sambutan luas di media sosial, terutama di TikTok.

"Puji Tuhan, lagu Sedon Lewa Papan bisa diterima banyak orang," kata Nelys Manuk yang murah senyum itu.

"Saya sendiri terkejut karena tidak akrab dengan media sosial, khususnya TikTok. Saya dikasih tahu teman-teman bahwa Sedon Lewa Papan viral di TikTok."

Lagu Sedon Lewa Papan kini tidak hanya menjadi simbol kebanggaan masyarakat Lamaholot, tetapi juga medium untuk memperkenalkan budaya daerah ke tingkat nasional dan internasional.

"Terima kasih telah menghargai karya kami, anak Lewotana, untuk mengabadikan dan melestarikan budaya Lamaholot melalui seni musik," kata Nelys Manuk. (rek)

Editor : Lambertus Hurek
#Nelys Manuk pencipta Sedon Lewa Papan #Lagu pop daerah Flores Timur #Cerita sedon lewa papan #Sedon Lewa Papan lagu Flores