Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Martin Kurman: Penyanyi Tunanetra Flores Timur yang Mengangkat Warisan Seni Budaya Lamaholot

Lambertus Hurek • Selasa, 19 November 2024 | 05:49 WIB
Martin Kurman (kanan) bersama komposer Vinsen Ileratu. (IST)
Martin Kurman (kanan) bersama komposer Vinsen Ileratu. (IST)

RADAR SURABAYA - Martin Kurman, seorang penyanyi tunanetra asal Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah menjadi ikon yang memukau publik dengan suara emasnya.

Melalui lagu-lagu berbahasa Lamaholot, bahasa daerah di Kabupaten Flores Timur dan Lembata, NTT, Martin Kurman tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan mendalam tentang budaya dan spiritualitas masyarakatnya.

Salah satu lagu yang paling berkesan adalah "Koda Kenirin" karya Vinsen Ileratu. Lagu ini menggambarkan kekuatan alam semesta dan menceritakan asal-usul penciptaan, sebelum bencana besar seperti banjir melanda bumi.

Dalam syairnya, Martin Kurman menyampaikan penghormatan terhadap nilai-nilai leluhur dan pentingnya menjaga hubungan spiritual dengan Sang Pencipta. Liriknya menggugah para pendengarnya untuk merenungkan kebesaran Tuhan dan tanggung jawab manusia dalam menjaga ciptaan-Nya.

Martin Kurman juga dikenal dengan lagu "Ina Maria," sebuah devosi yang didedikasikan kepada Bunda Maria. Dibawakan dengan penuh emosi, lagu ini mengajak pendengarnya untuk berserah dan memohon perlindungan.

"Lagu-lagu Martin Kurman membuat air mata kita jatuh. Apalagi kita di rantau. Syairnya kuat, Martin juga memperlihatkan talenta luar biasa yang diberikan Tuhan," kata Mona Tuto, warga Flores Timur yang tinggal di Sidoarjo.

Namun, Martin Kurman tidak hanya menyentuh hati dengan lagu-lagu rohani. Ia juga menghadirkan suasana ceria melalui lagu-lagu berirama rancak. Mengajak pendengar untuk menari bersama.

Salah satu karya populernya, "Gampang Hala," membawa irama tradisional tarian Sole Oha ke dalam suasana yang penuh kegembiraan. Lagu ini sering menjadi pengiring tarian massal warga Lamaholot, baik di Indonesia maupun mancanegara.

Bagi penggemar seperti Mona, talenta Martin Kurman adalah anugerah luar biasa. "Dia bukan hanya seorang penyanyi, tetapi duta budaya Lamaholot yang menginspirasi banyak orang," ujarnya.

Melalui setiap penampilannya, Martin Kurman tidak hanya bernyanyi tetapi juga membawa misi kebudayaan. Suaranya adalah pengingat akan kekayaan tradisi yang patut dirayakan dan dijaga, menjadikannya salah satu seniman paling berharga dari Nusa Tenggara Timur. (rek)

Editor : Lambertus Hurek
#Penyanyi Gampang Hala #Martin Kurman #penyanyi tuna netra #Musisi tunanetra NTT viral