Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tampil di Indonesian Cultural Nights, Bangkok, PUI Seni Budaya Universitas Negeri Surabaya Bawakan Tari Tradisional Jawa Timur

Rahmat Sudrajat • Rabu, 18 September 2024 | 18:41 WIB
MEMBANGGAKAN: PUI Seni Budaya Unesa tampilkan tarian Jawa Timuran dalam pagelaran Indonesian Cultural Nights atau ICN di Bangkok, Thailand.
MEMBANGGAKAN: PUI Seni Budaya Unesa tampilkan tarian Jawa Timuran dalam pagelaran Indonesian Cultural Nights atau ICN di Bangkok, Thailand.

RADAR SURABAYA - Tari Prawira Wengker dan tari Lerok Lelono ditampilkan oleh Pusat Unggulan dan Iptek (PUI) Seni Budaya Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dalam pagelaran Indonesian Cultural Nights atau ICN di Bangkok, Thailand. 

Tari yang menggambarkan prajurit pemberani dari Kerajaan Wengker dan keceriaan, ketangguhan dan perjuangan para petani dalam memenuhi kehidupannya sehari-hari itu menjadi kali kedua PUI tampil untuk memenuhi undangan kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar RepubliK Indonesia (KBRI) di Bangkok, Thailand.

Kasubdit PUI Seni Budaya Unesa, Trisakti mengatakan, tari Lerok Lelono dan tari Prawira Wengker yang merupakan bentuk garap pengembangan tari tradisional Jawa Timur.

Tari Lerok Lelono mengambil konsep garap dari asal mula kesenian ludruk Jawa Timur yang menggambarkan keceriaan, ketangguhan dan perjuangan para petani dalam memenuhi kehidupannya sehari-hari.  

"Diceritakan para petani rela di sela waktunya bertani juga berkelana berjalan dari satu tempat ke tempat lain dengan mengamen merias diri dengan coretan di wajah agar tampak lucu dan sulit dikenali wajah yang sebenarnya," kata Trisakti, Rabu (18/9).

Dengan semangat kebersamaan dan penghormatan akan nilai-nilai kerja keras dan semangat pantang menyerah serta berbekal keterampilan menari, ngidung, dan ngendang para petani menampilkan sebuah pertunjukan seni yang dikenal dengan lerok

"Kemudian dalam perkembangannya dikenal dengan besutan sampai akhirnya dikenal dengan ludruk," ujarnya.

Sedangkan tari Prawira Wengker adalah tari yang menggambarkan prajurit pemberani dari Kerajaan Wengker yang divisualisasikan dengan tokoh Bujang Ganong dan Jathilan.

Keberanian Bujang Ganong dan Jathilan dari Kerajaan Wengker melawan pimpinan Kerajaan Lodaya yaitu Prabu Singo Barong.

"Kerajaan Wengker sekarang telah menjadi daerah yang bernama Ponorogo," imbuhnya.

Atas penampilan tari dengan membawakan budaya tradisional Jawa Timur dia mengaku bangga dapat berkontribusi dalam upaya memperkenalkan seni budaya Indonesia di kancah internasional melalui pagelaran ICN ini. 

"Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat dunia lebih mengenal dan mengapresiasi kekayaan seni budaya Indonesia sekaligus memperkenalkan PUI Seni Budaya Unesa di masyarakat dunia," harapnya.

Sementara itu, kegiatan ini dibuka oleh Duta Besar RI untuk Thailand, Minggu (15/9) malam. J

uga dihadiri oleh ketua DPR Thailand beserta para menteri dan diplomat negara-negara sahabat.

Duta Besar RI untuk Thailand, Rachmat Budiman menyampaikan terima kasihnya karena kampus rumah para juara ini yang telah bersedia untuk berpartisipasi dan mendukung kegiatan ICN untuk kedua kalinya. 

"Tujuan dari digelarnya pagelaran ini adalah untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan keindahan dan keunikan seni budaya Indonesia kepada masyarakat internasional," tutur Rachmat.

Tari tersebut dibawakan mahasiswa Prodi S-1 Sendratasik, termasuk koreografer dari Tari Lerok Lelono, Trisakti dan Oby Amadenta.

Sedangkan koreografer Tari Prawira Wengker yaitu Oby Amadenta dan Gymnastiar Valen Nurhabib. 

Sedangkan penari yang tampil yakni Gymnastiar, Oby Amadenta, Aura Lailatul, Suci Sekar, Melly Ayu, Risma Adit. Sementara penata musik ialah Joko Winarko dan Ramza Sulistya Atmaja.

Sedangkan para pemusiknya; Joko Winarko, Ramza, Anugrah, Dhea Ahmanda, Renanda, Trisakti, Warih H, Maha Kalyana. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#surabaya #thailand #tari #bangkok #UNESA #seni budaya #sendratasik unesa #Indonesian Cultural Nights