RADAR SURABAYA-Banyak pengidap penyakit hati (liver) mengalami kondisi kesehatan yang semakin memburuk dikarenakan penanganan yang terlambat.
Hal ini karena mereka tidak memahami gejala awal yang dialami oleh para pengidap penyakit liver.
Penyakit hati atau liver dapat diturunkan melalui keluarga, namun bisa juga melalui virus, penggunaan alkohol dan obesitas.
Hati adalah organ yang berada tepat di bawah tulang rusuk di sisi kanan perut. Beratnya bisa mencapai 4 pon (1,8 kilogram).
Hati diperlukan untuk membantu mencerna makanan, membersihkan tubuh dari produk limbah dan membuang zat racun.
Hati menjaga agar darah tetap mengalir dengan baik agar bisa menjalankan tugas-tugas yang lain dengan baik.
Seiring waktu, kondisi yang merusak hati dapat menyebabkan jaringan parut yang disebut sirosis.
Sirosis dapat menyebabkan gagal hati, suatu kondisi yang mengancam jiwa.
Untuk itu perlu diwaspadai beberapa gejala penyakit liver agar mendapat penanganan sedini mungkin. Berikut gejala sakit liver yang sering tidak disadari.
1. Rasa Lelah yang Berlebihan
Kelelahan biasanya dialami oleh pengidap penyakit liver yang disebabkan oleh infeksi, seperti hepatitis. Hal ini dikarenakan untuk melawan infeksi virus hepatitis, sistem kekebalan pada tubuh membutuhkan lebih banyak energi sehingga menyebabkan tubuh menjadi mudah lelah.
Namun, kelelahan juga bisa menjadi gejala penyakit yang lain, untuk itu diperlukan tindakan konsultasi kepada dokter terlebih dahulu agar bisa mendapat diagnosis yang pasti dan segera mendapat penanganan yang sesuai.
2. Perubahan Warna Urine
Orang yang mengalami perubahan warna urine menjadi lebih gelap, baiknya berhati-hati. Perubahan warna urine menjadi gelap bisa menjadi awal gejala penyakit liver.
Ketika liver mengalami kerusakan atau penyumbatan pada saluran empedu, organ tersebut tidak dapat mengeluarkan bilirubin secara normal.
Hal ini menyebabkan kadar bilirubin dalam darah meningkat dan keluar melalui organ lain, yaitu ginjal. Perubahan warna pada urine disebabkan adanya campuran bilirubin pada urine.
3. Kulit dan Mata Menguning
Gejala liver yang paling sering terjadi, namun banyak yang tidak menyadari adalah penyakit kuning atau biasa disebut jaundice oleh kalangan medis. Gejala ini ditandai dengan perubahan warna pada kulit dan sklera mata yang berubah warna menjadi kekuningan.
Jaundice disebabkan oleh kadar bilirubin yang tinggi dalam darah. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya Jaundice, mulai dari kerusakan pada sel liver, peradangan, hingga penyumbatan saluran empedu.
4. Nyeri Perut
Nyeri perut juga bisa menjadi gejala awal yang dialami oleh para pengidap penyakit liver. Nyeri perut ini umumnya terjadi di bagian atas, tempat liver berada.
Namun, nyeri perut juga bisa disebabkan oleh berbagai macam penyakit, seperti hepatitis, pembesaran hati, abses, dan lain sebagainya.
5. Mudah memar
Gejala memar yang muncul tanpa penyebab yang jelas juga bisa menjadi gejala awal dari penyakit liver. Bahkan, memar tersebut muncul secara tiba-tiba meskipun orang tersebut tidak pernah jatuh ataupun terbentur.
6. Wasir
Wasir adalah gejala awal dari pengidap sirosis hati yang paling sering terjadi. Hal ini dikarenakan sirosis dapat menyebabkan pembengkakan pada pembuluh darah di dalam rectum atau varises.
Namun, jika dibiarkan dalam jangka waktu yang panjang, pembuluh darah yang membengkak itu dapat memicu terjadinya pendarahan hingga komplikasi yang lebih serius. (ema/mag/jay)
Editor : Jay Wijayanto