Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Suka Konsumsi Diet Soda? Kenali Dulu Lima Bahayanya bagi Kesehatan

Nofilawati Anisa • Senin, 15 April 2024 | 23:20 WIB
SEGAR: Meskipun terdengar aman untuk dikonsumsi, diet soda dapat membahayakan tubuh kita. (HARVARD)
SEGAR: Meskipun terdengar aman untuk dikonsumsi, diet soda dapat membahayakan tubuh kita. (HARVARD)

RADAR SURABAYA - Mengonsumsi minuman soda memang tidak baik bagi kesehatan, karena kandungan gula berlebih yang dapat membahayakan kesehatan para pengonsumsinya.

Namun, mengonsumsi diet soda sama bahayanya.

Dipasarkan secara khusus kepada para penderita diabetes di tahun 1950-an, kini, diet soda dapat secara dikonsumsi oleh masyarakat luas.

Alasan banyaknya pengonsumsi minuman bersoda yang satu ini adalah karena dianggap tidak mengandung gula dan kalori di dalamnya

Faktanya, pemanis buatan seperti aspartam, siklamat, sakarin, acesulfame-k, hingga sucralose yang dapat menciptakan perisa manis yang lebih kuat daripada gula terkandung dalam minuman kemasan yang satu ini.

Artinya, mengonsumsi diet soda dengan jumlah berlebih dapat mengganggu kesehatan.

Maka dari itu, simak lima bahaya akibat mengonsumsi diet soda yang telah dirangkum di bawah ini.

1. Peningkatan risiko depresi
Meningkatnya risiko depresi seseorang akibat mengonsumsi diet soda dibuktikan oleh sebuah penelitian yang ditampilkan pada pertemuan American Academy of Neurology.

Penelitian yang melibatkan orang-orang yang meminum lebih dari empat gelas kemasan soda 30 persen ini membuktikan bahwa subjek penelitian tersebut memiliki risiko depresi lebih tinggi dibandingkan mereka yang menghindari minuman manis.

2. Penambahan berat badan
Dikonsumsi dengan tujuan untuk diet, diet soda sebenarnya mampu membuat berat badan konsumennya bertambah.

Ini karena kandungan pemanis buatan seperti aspartame, sucralose, dan saccharin yang selain lebih manis daripada gula, memiliki kemampuan untuk mengubah reseptor rasa manis dalam tubuh.

Sejumlah ahli berpendapat bahwa hal ini dapat mengubah hormon rasa lapar pada tubuh.

Perubahan pada hormon ini nantinya dapat membuat Anda berkeinginan untuk makan dan minum berlebihan.

3. Peningkatan risiko sindrom metabolik
Sindrom metabolik adalah suatu kondisi dimana seseorang yang terjangkit memiliki risiko tinggi untuk mengidap sejumlah penyakit seperti jantung, stroke, dan diabetes.

Pemanis buatan yang terkandung di dalam diet soda mampu meningkatkan risiko diabetes.

Mengonsumsi diet soda berarti meningkatkan hingga 36 persen risiko Anda untuk terkena sindrom metabolik dan diabetes.

4. Sakit kepala
Pemanis buatan seperti aspartame dan suclarose mampu menyebabkan sakit kepala.

Mengutip dari situs Health, sakit kepala yang dapat disebabkan oleh aspartame adalah migrain.

Meskipun dianggap sebagai pemanis buatan yang aman untuk tubuh, kebenaran mengenai keamanan zat kimia makanan masih menjadi perdebatan.

5. Kesehatan tulang dan gigi terganggu
Fosfat adalah bahan lain yang terkandung dalam diet soda.

Zat kimia makanan yang satu ini memiliki kemampuan untuk menurunkan kepadatan mineral tulang dan mengikis enamel gigi yang mengakibatkan gigi berlubang.

Seorang peneliti dari Peneliti dari Tufts University membuktikan bahwa konsumen diet soda cenderung memiliki tingkat kepadatan tulang gigi yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi diet soda sama sekali. (sha/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#bahaya #kesehatan #minuman soda #diet soda