GRESIK – Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik kelimpungan untuk memenuhi target kepesertaan program Keluarga Berencana (KB). Mereka beralasan, target yang dicanangkan tahun ini terlalu tinggi.
Kepala Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik, Dr. Adi Yumanto sampai saat ini baru 7.314 orang yang mengikuti program KB. Jumlah ini baru 19,44 persen dari target yang dicanangkan sebanyak 37.631 orang.
“Targetnya tahun ini sangat besar dibandingkan tahun 2019 lalu yang hanya 31.284 orang,” ujarnya.
Meski begitu, pihaknya masih optimis bisa memenuhi target tersebut. Sebab, di masa pandemi ini, masyarakat diharapkan menunda kehamilan. “Karena beresiko tinggi jika harus melahirkan disaat seperti ini,” ungkap dia.
Pihaknya juga terus mensosialisasikan jika KB itu gratis. Bagi peserta BPJS, pelayanan KB sudah termasuk hak kepesertaan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan KB. (jar/rof)
Editor : Administrator