Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) bekerjasama dengan empat kampus di bawah Government Linked Universities ( GLU ) atau kampus Badan Usaha Milik Negera (BUMN) di Malaysia. Empat kampus itu adalah Universiti Teknologi Petronas (UTP), Universiti Tenaga Nasional (UNITEN ), Malaysia Multimedia University (MMU), dan Universitas Kuala Lumpur (UniKL).
Rektor UISI Prof. Dr.Ing. Herman Sasongko mengatakan kerjasama itu sebagai salah satu program UISI dalam mengembangkan serta memperbaiki bekas lahan ekplorasi semen Indonesia. “Ada sekitar 38 hektar bekas lahan ekplorasi untuk belajar teknologi pertanian sehingga dapat menghasilkan produk-produk pertanian menuju Green Campus” kata Herman.
Dalam kegiatan yang dibuka oleh Prof. Dr. Mohammed Ibrahim Abdul Mutalib, Ketua Pembina UTP itu, UISI dan empat kampus BUMN di Malaysia itu komitmen untuk berkolaborasi dan berkomitmen untuk sama-sama mengembangkan sistem pendidikan di kampus masing-masing. Beberapa cakupan kolaborasi yang dilakukan, yakni pertukaran mahasiswa antar kampus, kolaborasi penelitian antara dosen UISI dan kampus Malaysia, penelitian gabungan, dan sebagainya.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Hadi Cahyono menambahkan kolaborasi UISI dan empat kampus perusahaan milik negara di Malaysia itu menghasilkan beberapa komitmen dan kerjasama. Diantaranya, studi lanjutan S3 bagi para dosen UISI, program kolaborasi penelitian, misalnya kuliah di Malaysia, namun mengerjakan riset di Indonesia. Penelitian juga dilakukan dalam berbagai bidang, seperti produk gaya hidup yang halal, bisnis kreatif dan energi. Bisa pula kerjasama pertukaran pelajar, baik sistem program pembelajaran bahkan kuliah. “Konferensi bersama serta forum manajemen. “Dengan demikian, UISI bisa menjadi salah satu kampus di ASEAN yang mampu mendukung perkembangan sosial, ekonomi dan lingkungan,” paparnya. (ani/han)
Editor : Administrator