Memasuki musim penghujan, populasi nyamuk kian meningkat. Namun, masyarakat tidak perlu resah. Sebab, para pelajar di Gresik berhasil membuat obat ampuh pengusir nyamuk dari bahan alami.
Esti Septiani
Wartawan Radar Gresik
DENGAN menggunakan bahan alami ampas tebu dan daun kemangi, obat nyamuk ini tidak menimbulkan bau yang membuat sesak nafas. “Selain itu, juga ramah lingkungan dan bahan juga mudah ditemukan,” tutur Dhea Safitri, salah satu siswa yang membuat obat nyamuk tersebut.
Menurut dia, ide tersebut bermula ketika ibunya setiap malam menggunakan obat nyamuk dengan merek terkenal. Namun obat nyamuk yang sering digunakan, berasal dari bahan kimia. Sehingga aroma yang keluar dari obat nyamuk tersebut, kerap menimbulkan sesak pernafasan dan batuk. “Dari situ saya bersama teman-teman mencari referensi untuk bahan alam yang mampu mengusir nyamuk,” ungkap dia.
Dari observasi dan referensi, ternyata daun kemangi bisa mengandung asam sitrat dan flavonoid. Yaitu berguna untuk membantu pernafasan dan membunuh nyamuk. Kemangi sendiri memiliki ciri khas aroma daunnya yang kuat namun lembut dengan sentuhan aroma limau atau jeruk. Sedang ampas tebu yang menjadi bahan dasarnya, berfungsi sebagai penganti kertas, untuk mempermudah cetakan. “Campuran ampas tebu juga memberikan dorongan kuat aroma daun kemangi saat obat nyamuk digunakan,” jelasnya.
Ia bersama rekannya mempraktikan khasita ampas tebu dan kemangi tersebut sebagai pengusir nyamuk dengan alat elektrik. Hasilnya, nyamuk yang masuk dalma kotak kacapun mati, memenuhi dasar kotak dalam waktu 30 hingga 50 menit.
Hal senada disampaikan M Fahri Tsani. Menurut dia, pembuatannya cukup mudah. Yakni, dengan cara daun kemangi dan ampas tebu, dicampur dengan tepung kanji. Fungsinya tepung kanji hanya untuk merekatkan bahan. Kemudian tiga bahan tersebut dicampur, lalu dijemur dua hingga tiga hari. Setelah proses penjemuran, bahan yang sudah jadi dipotong sesuai dengan ukuran alat pembasmi nyamuk elektrik. “Kebetelun untuk pembakaran obat, kita menggunakan alat obat nyamuk elektrik, yang bisa dicari di minimarket terdekat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penemuanya sudah dalam tahap uji coba. Hasilnya dari sepuluh responden mengatakan, 90 persen obat nyamuk temuanya berguna mengusir nyamuk. “Kami sudah uji coba, hasilnya hanya membutuhkan beberapa menit saja, nyamuk sudah mati semua,” imbuh dia. (*/rof)
Editor : Administrator