RADAR SURABAYA - Beli saham Amerika kini semakin mudah karena investor Indonesia dapat memilih berbagai aplikasi dengan karakteristik berbeda. Sebagian platform menyediakan akses melalui broker, sedangkan lainnya menawarkan saham dalam bentuk tokenisasi.
Salah satu aplikasi yang bisa membantu kamu membeli saham Amerika bisa menggunakan Pintu. Melalui fitur tokenisasi saham, maka kamu bisa membeli beberapa saham perusahaan teknologi seperti Nvidia, Apple, Microsoft, Tesla, Amazon, dan Alphabet, dll.
Jika ingin mendapatkan eksposur terhadap saham Nvidia, investor kini memiliki beberapa alternatif. Salah satunya adalah menggunakan fitur tokenisasi saham di Pintu. Melalui fitur tersebut, pengguna dapat memperoleh eksposur terhadap pergerakan harga saham tertentu melalui tokenized stocks.
Sementara itu, sebelum investor beli saham Nvidia sebaiknya kamu melakukan riset dan analisa terlebih dahulu. Dengan melakukan analisa teknikal dan fundamental, maka akan membantu kamu mengambil keputusan apakah kamu akan membeli saham tersebut atau tidak.
Beli Saham Amerika?
Saat ini banyak aplikasi yang bisa kamu gunakan untuk membeli saham Amerika. Berikut 5 aplikasi untuk akses saham US, diantaranya adalah :
1. Phillip/POEMS
Menjadi alternatif bagi investor yang ingin menggunakan layanan sekuritas untuk berinvestasi. Sebelum memilihnya, investor perlu mengetahui produk dan pasar yang dapat diakses melalui layanan tersebut
Salah satu pertimbangan penting adalah kemudahan pengelolaan dana. Investor dapat membandingkan proses pembukaan akun, metode deposit, biaya transaksi, serta mekanisme penarikan dengan platform lainnya.
Selain itu, investor perlu memastikan instrumen yang dibutuhkan tersedia. Jika targetnya adalah saham perusahaan Amerika tertentu, maka investor sebaiknya memeriksa daftar pasar dan saham yang dapat diakses melalui layanan POEMS.
Karena investasi saham luar negeri juga melibatkan risiko nilai tukar, investor perlu memperhitungkan perubahan kurs ketika mengubah rupiah menjadi mata uang asing. Dengan begitu, investor dapat melihat potensi keuntungan dan risiko secara lebih menyeluruh.
2. Pintu
Pintu menawarkan cara berbeda bagi pengguna yang ingin mendapatkan eksposur terhadap perusahaan Amerika Serikat. Platform ini menghadirkan fitur tokenisasi saham, sehingga pengguna dapat mengakses sejumlah aset yang nilainya mengikuti saham perusahaan global melalui token digital.
Konsep tersebut berbeda dari pembelian saham secara langsung di bursa. Ketika pengguna membeli tokenized stock, pengguna memperoleh eksposur terhadap aset saham yang menjadi acuan berdasarkan struktur produk yang ditawarkan.
Pintu menawarkan banyak pilihan saham yang bisa kamu beli melalui fitur tokenized stocks, seperti saham Nvidia, Tesla, Apple, Microsoft, Alphabet, Meta, Coinbase, dan MicroStrategy, dll.
Pintu juga membuat nominal awal investasi lebih mudah dijangkau. Pengguna dapat membeli tokenized stocks mulai dari Rp11.000. Dengan nominal tersebut, investor pemula dapat memulai investasi secara bertahap sambil mempelajari karakteristik aset yang dibeli.
Pintu juga menawarkan fleksibilitas waktu melalui perdagangan tokenized stocks tertentu selama 24/7. Artinya, pengguna tidak selalu harus menunggu sesi perdagangan bursa saham Amerika Serikat untuk melakukan transaksi pada aset yang memang mendukung perdagangan sepanjang waktu.
Namun, fleksibilitas tersebut tidak berarti tokenized stocks memiliki karakteristik yang sama dengan saham biasa. Investor tidak otomatis memperoleh seluruh hak pemegang saham, seperti hak suara dalam perusahaan. Karena itu, investor perlu memahami bahwa produk tokenisasi memiliki struktur tersendiri.
Meski menawarkan kemudahan, investor tetap perlu mempertimbangkan risiko pasar. Harga tokenized stocks dapat bergerak mengikuti aset acuan, sehingga nilainya dapat naik ataupun turun. Oleh sebab itu, investor sebaiknya menentukan jumlah dana berdasarkan profil risiko dan tujuan investasinya.
Dengan fitur tersebut, Pintu dapat menjadi salah satu alternatif bagi investor Indonesia yang ingin mendapatkan eksposur terhadap perusahaan Amerika tanpa menggunakan mekanisme broker saham konvensional.
3. Bittime
Pilihan berikutnya bagi investor yang ingin mengeksplorasi investasi berbasis aset digital. Platform ini menawarkan ekosistem crypto, sehingga pendekatan tokenisasi saham dapat menjadi alternatif bagi pengguna yang ingin memperoleh eksposur terhadap aset perusahaan global.
Tokenized stocks pada dasarnya merepresentasikan eksposur terhadap saham acuan melalui token digital. Karena itu, pengguna perlu memahami hubungan antara token dan aset yang menjadi underlying sebelum melakukan pembelian.
Selain melihat harga, investor sebaiknya memeriksa penerbit token, mekanisme pencadangan aset, likuiditas, biaya transaksi, serta aturan yang berlaku. Langkah tersebut penting karena tokenized stocks mempunyai struktur berbeda dari saham biasa.
Bittime dapat menjadi pilihan bagi investor yang sudah terbiasa menggunakan aplikasi aset digital. Namun, pengguna tetap perlu memastikan produk yang tersedia sesuai dengan target investasi sebelum mengalokasikan dana.
4. Webull
Menggunakan pendekatan broker sehingga berbeda dari platform yang menawarkan tokenized stocks. Melalui broker, investor dapat melakukan transaksi terhadap saham dan instrumen pasar yang tersedia dalam ekosistem platform.
Bagi investor yang ingin membeli saham Amerika secara konvensional, pendekatan ini dapat memberikan pengalaman yang lebih dekat dengan perdagangan saham di pasar AS. Pengguna juga dapat memanfaatkan berbagai fitur untuk memantau harga dan kondisi pasar.
Namun, investor Indonesia perlu memeriksa apakah layanan Webull tersedia untuk wilayah Indonesia dan memenuhi persyaratan pendaftaran. Selain itu, perhatikan metode deposit, penarikan, biaya transaksi, konversi mata uang, serta ketentuan pajak yang mungkin berlaku.
Investor juga perlu memahami jam perdagangan bursa AS. Karena pasar saham Amerika memiliki waktu perdagangan tertentu, transaksi saham konvensional tidak berjalan sepanjang hari seperti beberapa aset digital.
5. Mirae Asset
Menjadi pilihan bagi investor Indonesia yang ingin melakukan diversifikasi investasi. Sebagai perusahaan sekuritas, Mirae Asset memiliki ekosistem layanan investasi yang dapat dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengguna.
Investor perlu melihat produk yang tersedia dan memastikan layanan tersebut mendukung instrumen yang ingin dibeli. Selain itu, biaya transaksi dan minimum investasi juga perlu diperhatikan karena setiap platform dapat menerapkan ketentuan berbeda.
Mirae Asset dapat menjadi pertimbangan bagi investor yang menginginkan layanan sekuritas dengan ekosistem yang lebih luas. Namun, calon pengguna tetap perlu memeriksa informasi terbaru mengenai akses pasar Amerika dan produk yang tersedia.
Mana Pilihan yang Tepat?
Investor memiliki beberapa alternatif ketika ingin membeli saham Amerika. Pintu dan Bittime menawarkan pendekatan tokenisasi, sedangkan Webull menggunakan mekanisme broker. Sementara itu, Phillip/POEMS dan Mirae Asset dapat menjadi pilihan dari sisi ekosistem sekuritas.
Pintu menjadi salah satu pilihan yang menarik karena fitur tokenisasi sahamnya memberikan akses terhadap berbagai perusahaan global.
Pengguna dapat menemukan tokenized stocks yang mengikuti NVIDIA, Tesla, Apple, Microsoft, Alphabet, Meta, Coinbase, dan MicroStrategy. Selain itu, pembelian mulai dari Rp11.000 membuat investor dapat memulai dengan nominal yang lebih terjangkau.
Dengan demikian, keputusan membeli saham Amerika sebaiknya tidak hanya berdasarkan aplikasi yang terlihat paling mudah digunakan. Investor perlu membandingkan mekanisme, biaya, pilihan aset, regulasi, dan risiko.
Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.
Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.(*)
Editor : Guntur IriantoSumber : radar surabaya