Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Resmi Beroperasi! CISEM II Hubungkan Jaringan Gas Jawa Timur-Jawa Barat, Ketahanan Energi RI Makin Kuat

Lainin Nadziroh • Rabu, 10 Juni 2026 | 09:37 WIB
Beroperasinya CISEM II menjadi tonggak penting dalam pengembangan infrastruktur energi nasional karena memperkuat konektivitas jaringan gas bumi yang menghubungkan Jawa Timur hingga Jawa Barat. (PT PGN)
Beroperasinya CISEM II menjadi tonggak penting dalam pengembangan infrastruktur energi nasional karena memperkuat konektivitas jaringan gas bumi yang menghubungkan Jawa Timur hingga Jawa Barat. (PT PGN)

RADAR SURABAYA – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) bersama PT Pertamina Gas (Pertagas) resmi mengoperasikan Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon–Semarang II (CISEM II) setelah rampungnya proses commissioning Metering System di Kandang Haur Timur (KHT), Jawa Barat.

Beroperasinya CISEM II menjadi tonggak penting dalam pengembangan infrastruktur energi nasional karena memperkuat konektivitas jaringan gas bumi yang menghubungkan Jawa Timur hingga Jawa Barat.

Proyek yang berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut diharapkan mampu meningkatkan keandalan pasokan gas bumi sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia.

Seremoni commissioning dilaksanakan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Kandang Haur Timur pada Sabtu (6/6).

Kegiatan tersebut menandai kesiapan operasional penuh sistem transmisi gas CISEM II yang terintegrasi dengan jaringan transmisi gas Jawa Barat.

Baca Juga: Kabar Buruk untuk Inggris! Bukayo Saka Belum Fit 100 Persen Jelang Piala Dunia 2026

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan bahwa CISEM II merupakan bagian penting dari upaya pemerintah memperkuat infrastruktur energi nasional.

"Setelah keberhasilan CISEM I, hari ini kita menyaksikan commissioning CISEM II yang melengkapi keterhubungan jaringan pipa gas bumi di Pulau Jawa.

Infrastruktur ini memperkuat ketahanan energi nasional dan meningkatkan kemampuan sistem dalam menyalurkan gas ke berbagai wilayah dan sektor pengguna," ujar Laode.

Pipa CISEM II memiliki panjang sekitar 242 kilometer dan terhubung dengan jaringan CISEM I yang sebelumnya telah beroperasi dari Semarang hingga Batang.

 Kehadiran jaringan tersebut memperluas integrasi sistem transmisi gas bumi nasional sehingga distribusi energi menjadi lebih efisien dan andal.

Seluruh tahapan pengujian fasilitas dan flow test telah dilakukan sebelum sistem dinyatakan siap beroperasi.

 Pengujian tersebut mencakup verifikasi kesiapan operasional hingga integrasi dengan fasilitas eksisting milik Pertagas.

Dalam proyek ini, Pertagas ditunjuk oleh Kementerian ESDM sebagai operator CISEM II melalui proses pemilihan mitra yang dilakukan oleh LEMIGAS pada April 2026.

Penunjukan tersebut melanjutkan peran Pertagas sebagai operator CISEM I sejak 2023.

Direktur Komersial PGN, Aldiansyah Idham, menyampaikan bahwa keberhasilan commissioning CISEM II menjadi bukti

komitmen PGN Group dalam memperkuat infrastruktur energi nasional sekaligus mendukung optimalisasi pemanfaatan gas bumi domestik.

Baca Juga: Jangan Sampai Terlewat! Ini Jadwal Lengkap 104 Pertandingan Piala Dunia 2026

Menurutnya, pengoperasian Metering System di Kandang Haur Timur menjadi langkah penting menuju pemanfaatan penuh infrastruktur CISEM II sehingga mampu meningkatkan fleksibilitas dan keandalan sistem transmisi gas bumi nasional.

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Gas, Indra P. Sembiring, memastikan kesiapan operasional penuh jaringan CISEM II.

"Dengan selesainya commissioning di Kandang Haur Timur, sistem CISEM II siap dioperasikan dan menjadi bagian penting dari jaringan transmisi gas bumi nasional yang kini terhubung dari Jawa Timur hingga Jawa Barat," kata Indra.

Ia menambahkan, Pertagas telah menyiapkan sarana, prasarana, dan personel yang tersebar di sepanjang jalur jaringan untuk memastikan operasional berjalan aman, andal, dan optimal.

Kolaborasi antara PGN, Pertagas, Direktorat Jenderal Migas, LEMIGAS, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dinilai menjadi faktor utama keberhasilan penyelesaian proyek tersebut.

PGN menilai keberhasilan pengembangan CISEM II menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memperkuat fundamental

bisnis jangka panjang melalui pembangunan aset strategis yang mendukung peningkatan permintaan gas bumi domestik. 

Selain memperkuat ketahanan energi nasional, keberadaan infrastruktur ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri dan ekonomi secara berkelanjutan.

Dengan jaringan yang semakin terintegrasi dan andal, PGN optimistis mampu menjaga pertumbuhan kinerja operasional sekaligus menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dan investor di tengah dinamika sektor energi global.(nin) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Cisem II #pertagas #commissioning Metering System #pgn