RADAR SURABAYA - Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank PembangunanDaerah Seluruh Indonesia (FKDK BPD SI) akan melaksanakan agenda penting yaitu Munas dan Seminar Nasional pada tanggal 2 - 3 Juni 2026 di Semarang.
Dalam forum besar yang mengangkat tema Penguatan Peran Bank Pembangunan Bank Daerah di Masa Pancaroba Ekonomi Nasional, jajaran Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia akan berkumpul.
Baca Juga: Perkuat Sinergi dan Transformasi, Bank Jatim Gelar Rapat Kerja Tahunan 2026 KUB Bank Jatim
Adapun dalam Munas sendiri akan membentuk tim 7 dan tim formatur untuk memilih serta menguatkan kepengurusan baru dan sekaligus mengambil langkah kongkrit di masa yang penuh tantangan seperti sekarang ini.
Sekretaris Umum FKDK Bela Barus mengatakan, FKDK BPD SI akan dihadiri oleh sekitar 80 jajaran Komisaris dari berbagai provinsi, pimpinan OJK, serta Plt Ketua Umum FKDK Prof. M. Mas'ud Said yg sekarang menjabat sebagai Komisaris Independen Bank Jatim. Tidak itu saja, FKDK juga akan mengudang jajaran Direksi BPD sebagai mitra kerja.
Acara nantinya akan didahului oleh sambutan Gubernur Jawa Tengah yang bertindak sebagai Pembina BUMD Provinsi Jateng dan sekaligus sebagai tuan rumah Munas. Menurut Bela Barus, FKDK nanti akan banyak membahas kondisi terkini. Seperti bagaimana mengantisipasi situasi ekonomi dunia yang bergejolak, harga dolar yang naik, hingga pasokan energi dunia yg terpengaruh perang AS - Israel melawan Iran.
“Untuk itu FKDK mengusung misi agar BPD bisa semakin resilien atau tangguh, tahan banting, namun juga tetap kompetitif dalam persaingan antar bank dan dunia usaha,” tegasnya.
Baca Juga: Kabar Baik untuk UMKM! Gubernur Khofifah Sebut Bunga KUR Bank Jatim 5,99 Persen Jadi Harapan Baru
Para komisaris BPD yang merupakan advisory body bagi BPD bertekad agar perusahaan daerah yg berjumlah 27 BPD ini dapat selalu berkontribusi terhadap perekonomian daerah. Pengurus FKDK Manar Fuadi juga menambahkan, BPD harus tetap menyumbang pendapatan asli daerah yang lebih besar agar keberadaannya berdampak nyata bagi pemerintah daerah.
“Melalui FKDK, kami optimis dapat semakin memperkuat BPD sebagai alternatif lembaga perbankan yang sanggup berkontribusi sebagai sumber pembiayaan pembangunan di daerah,” paparnya.
Baca Juga: Gelar RUPST, Bank Jatim Setujui Pembagian Dividen Rp 850 Miliar dan Angkat Pengurus Baru
Sementara itu, Plt. Ketua Umum FKDK Prof. M. Mas'ud Said juga menjanjikan adanya penguatan internal, penataan cara kerja yg lebih strategis, dan sekaligus mendorong agar BPD naik kelas dengan cara bertransformasi digital serta menguatkan SDM di berbagai bidang. (nir/vga)
Editor : Vega Dwi Arista