Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pacu Kinerja, Bukit Darmo Property Genjot Okupansi Mall dan Selesaikan Pembangunan Hotel 

Moh. Afik • Sabtu, 23 Mei 2026 | 05:49 WIB
PACU KINERJA: Lenna Simampow dan Brasada Chandra menjelaskan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kinerja BKDP dengan menghidupkan mall dan segera menyelesaikan pembangunan hotel Hyatt Centric. (M. Afiq Firdaus/Radar Surabaya)
PACU KINERJA: Lenna Simampow dan Brasada Chandra menjelaskan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kinerja BKDP dengan menghidupkan mall dan segera menyelesaikan pembangunan hotel Hyatt Centric. (M. Afiq Firdaus/Radar Surabaya)

RADAR SURABAYA – PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) terus berupaya memacu kinerjanya ditengah kondisi ekonomi yang semakin tertekan. Salah satunya meningkatkan okupansi dan traffic Fairway Nine Mall dan menyelesaikan pembangunan Hotel Hyatt Centric. 

Direktur BKDP, Lenna Sumampow menjelaskan, pihaknya terus berupaya melakukan tranformasi untuk menghidupkan Fairway Nine Mall. Sebab sekarang, mall tidak bisa sepenuhnya berharap pada retail. 

Sebab itu, konsep mall harus di-update menyesuaikan target market dan perubahan gaya hidup masyarakat. 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya, Sabtu 23 Mei 2026, Potensi Hujan Ringan, Suhu Siang Tetap Menyengat

Ke depan Fairway Nine Mall akan diubah menjadi lifestyle mall. Selain banyak diisi tenant kuliner, kesehatan, kecantikan, dan juga olahraga. 

“Karena itu, kami melakukan kerjasama dengan APK2I untuk mengisi space di Fairway Nine Mall untuk meningkatkan okupansi dan traffic mall. Sebab saat ini pendapatan terbesar Perseroan masih dari sewa mall,” kata Lenna Sumampow, Jumat (22/5). 

Dijelaskan, pihaknya telah menyiapkan space seluas 6.000 meter persegi di Fairway Nine Mall. Nantinya anggota APK2I akan masuk ke sini dengan berbagai brand kecantikan dan kesehatan yang sudah familiar di masyarakat. 

Baca Juga: Kenalkan Golf pada Anak Muda, Bukit Darmo Gandeng BIG Buka Golf Academy di Surabaya

Dia yakin dengan hadirnya banyak tenant Kesehatan dan Kecantikan dari berbagai brand ini traffic di Fairway Nine Mall akan semakin bertumbuh. 

Kalau sekarang okupansinya mencapai 58,7 persen dari total leasable space seluas 56 ribu meter persegi, tahun ini ditargetkan akan mencapai 70 persen. 

“Konsep yang kami bangun adalah destinasi gaya hidup sehat bagi masyarakat Surabaya. Tren wellness, olahraga, dan beauty saat ini berkembang pesat. Nanti akan banyak klinik kesehatan dan kecantikan seperti spa, yoga, pilates dan lainya disini,” tambah dia. 

Baca Juga: Tak Perlu Khawatir, Dindik Jatim Pastikan Nasib Guru Honorer Tetap Digaji hingga 2026

Bukan hanya itu, pihaknya juga menjadikan Fairway Nine Mall sebagai pusat olahraga bagi anak-anak muda.  Hal ini juga untuk menunjang gaya hidup sehat mereka. 

Saat ini sudah dibangun padel court yang ramai. Nantinya akan ada lapangan basket dan badminton. 

“Kami juga menyiapkan wall climbing yang pas untuk anak-anak muda. Selain itu, beragam kegiatan juga sering kami adakan dengan menghadirkan banyak komunitas disini,” ujarnya. 

Terkait kinerja tahun 2026, Brasada Chandra, Direktur BKDP menambahkan, hingga kuartal I/2026 pihaknya masih mengalami kerugian sebesar Rp 9,3 miliar.

Baca Juga: Temuan Hewan Kurban Scabies, Cak Ji Minta Pengawasan Lapak Hewan Kurban Diperketat

Jumlah tersebut mengalami kenaikan dibanding periode yang sama tahun 2025 yakni Rp 8,6 miliar. Hal ini akibat tingginya biaya pemeliharaan, perpanjangan SLF, serta tekanan depresiasi rupiah.

Kendati begitu, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan kinerjanya kedepan. Selain mengubah konsep mall, juga menyelesaikan Hotel Hyatt Centric. 

Saat ini, desain hotel telah memasuki tahap finalisasi. Proses tender ditargetkan mulai September 2026 dan konstruksi dimulai pada Oktober 2026.

Baca Juga: Film Colony Pecahkan Rekor Box Office Korea, Dinantikan di Indonesia 

Hotel tersebut direncanakan memiliki sekitar 210 kamar lengkap dengan fasilitas meeting room, function hall, hingga golf lounge. Perseroan menargetkan soft opening dapat dilakukan pada November atau Desember 2027.

“Total investasi proyek hotel sekitar Rp290 miliar. Semua berasal dari cash internal,” ujar Brasada.

Terkait suspensi saham BKDP yang dilakukan PT Bursa Efek Indonesia pada 17 Mei 2026 akibat kenaikan harga saham BKDP yang signifikan, dia menjelaskan semua karena mekanisme pasar. Tidak ada intervensi sama sekali dari manajemen. 

Baca Juga: Rudapaksa Dua Anak Tirinya yang Kembar hingga Satu Korban Hamil, Bapak di Sukolilo Surabaya Ditahan

“Namun begitu kami harus memberikan statemen untuk keterbukaan informasi pada public. Dan sejak tanggal 19 Mei 2026, saham BKDP sudah diperdagangkan kembali dengan harga di kisaran Rp100 per saham,” pungkas Brasada. (fix)

Editor : Nurista Purnamasari
#Hotel Hyatt Centric #Bukit Darmo Property #surabaya #pusat perbelanjaan #fairway nine mall