Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusif, BRI Perkuat Pembiayaan Berkelanjutan untuk UMKM dan Sektor Ramah Lingkungan

M Firman Syah • Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB
Hingga akhir Maret 2026, BRI tercatat telah menyalurkan Pembiayaan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) atau Social Loan sebesar Rp718,8 triliun.
Hingga akhir Maret 2026, BRI tercatat telah menyalurkan Pembiayaan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) atau Social Loan sebesar Rp718,8 triliun.

 

Jakarta – Komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam mendukung pembangunan ekonomi hijau dan inklusif terus diperkuat melalui berbagai langkah strategis berbasis keberlanjutan. Di tengah meningkatnya perhatian global terhadap transisi ekonomi rendah karbon dan penguatan ketahanan sosial, BRI mengambil peran aktif melalui penyaluran pembiayaan berorientasi sustainability yang menyasar sektor UMKM hingga industri ramah lingkungan.

Melalui pendekatan berbasis prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance), BRI menempatkan aspek keberlanjutan sebagai fondasi utama dalam menjalankan model bisnis perusahaan. Hal tersebut disampaikan Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu R.K. dalam konferensi pers Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2026 di Jakarta, 30 April 2026.

Menurut Viviana, prinsip ESG kini tidak lagi diposisikan sekadar sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi, melainkan telah menjadi strategi utama dalam menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.

Hingga akhir Maret 2026, BRI tercatat telah menyalurkan Pembiayaan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) atau Social Loan sebesar Rp718,8 triliun. Nilai tersebut setara dengan 53 persen dari total portofolio pinjaman BRI. Penyaluran pembiayaan ini difokuskan untuk mendukung sektor UMKM sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan, sekaligus memperluas inklusi keuangan dan membuka lapangan kerja baru di berbagai daerah.

Di sisi lain, BRI juga terus meningkatkan kontribusi terhadap pembiayaan hijau melalui Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) atau Green Loan yang mencapai Rp96,6 triliun atau sekitar 7,1 persen dari total pinjaman perseroan. Dana tersebut disalurkan untuk mendukung pengembangan energi terbarukan, transportasi ramah lingkungan, bangunan hijau, hingga sektor-sektor pendukung ekonomi rendah karbon lainnya.

Langkah transformasi berkelanjutan tersebut juga diperkuat melalui optimalisasi struktur pendanaan perusahaan. Hingga akhir Triwulan I 2026, Sustainable Wholesale Funding BRI tercatat mencapai Rp39,3 triliun atau setara 78,2 persen dari total Wholesale Funding perseroan.

“Secara keseluruhan, pendekatan ini menegaskan bahwa keberlanjutan di BRI tidak lagi sekadar memenuhi aspek kepatuhan terhadap regulasi, melainkan telah terintegrasi sebagai bagian dari strategi pertumbuhan,” ujar Viviana.

Editor : M Firman Syah
#BRI #BRImo #BRILian #BRILink #BBRI