Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dari Kartini untuk Bumi: BRI Berdayakan Perempuan Lewat Urban Farming Program BRInita

M Firman Syah • Kamis, 23 April 2026 | 11:35 WIB
BRI Peduli menyalurkan bantuan berupa pembangunan infrastruktur pertanian seperti rumah tanaman atau greenhouse yang dapat diaplikasikan dalam tiga metode utama, yakni vertikultur, hidroponik dan wall gardening.
BRI Peduli menyalurkan bantuan berupa pembangunan infrastruktur pertanian seperti rumah tanaman atau greenhouse yang dapat diaplikasikan dalam tiga metode utama, yakni vertikultur, hidroponik dan wall gardening.

Jakarta – Perempuan memiliki peran strategis dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari lingkup keluarga hingga kontribusi dalam pembangunan ekonomi dan sosial. Dalam konteks tersebut, melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) BRI Peduli terus memperkuat upaya pemberdayaan perempuan melalui berbagai inisiatif berkelanjutan, salah satunya Program BRInita (BRI Bertani di Kota).

Program ini dirancang sebagai model pemberdayaan berbasis urban farming dengan memanfaatkan lahan terbatas di kawasan perkotaan. Melalui program ini, BRI Peduli menyalurkan bantuan berupa pembangunan infrastruktur pertanian seperti rumah tanaman atau greenhouse, yang dapat diaplikasikan dalam tiga metode utama, yakni vertikultur, hidroponik, dan wall gardening.

Metode vertikultur dilakukan dengan sistem tanam bertingkat menggunakan media sederhana seperti paralon atau botol, sehingga efisien di ruang terbatas. Sementara itu, hidroponik mengandalkan media air dengan pengelolaan unsur hara tanpa tanah, dan wall gardening memanfaatkan dinding sebagai media tanam vertikal.

Ketiga metode tersebut memungkinkan budidaya tanaman hortikultura bernilai ekonomi seperti sayuran, buah, bunga, hingga tanaman obat keluarga. Selain penyediaan sarana fisik, program ini juga dilengkapi dengan pembinaan berkelanjutan melalui pelatihan, pendampingan tenaga ahli, serta monitoring dan evaluasi guna meningkatkan produktivitas dan nilai tambah hasil panen.

Corporate Secretary BRI menjelaskan bahwa BRInita merupakan inisiatif yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas, dengan perempuan sebagai aktor utama.

“BRInita merupakan sebuah inisiatif yang berfokus pada pengelolaan kebun di perkotaan yang bertujuan mendorong peran aktif masyarakat, khususnya perempuan, dalam penguatan ketahanan pangan keluarga dan komunitas melalui pendampingan pemanfaatan lahan terbatas, pengembangan budidaya pangan produktif, serta pengelolaan hasil panen bernilai tambah,” ujarnya.

Lebih lanjut, program ini tidak hanya mendorong produktivitas ekonomi, tetapi juga berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan, khususnya di kawasan padat penduduk. Pendekatan ini sejalan dengan upaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Secara strategis, BRInita juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan) dan Tujuan 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), serta sejalan dengan agenda pembangunan nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Sejak diluncurkan pada 2022, program ini telah memberdayakan 40 kelompok di 40 titik ruang terbuka hijau di berbagai wilayah Indonesia dengan melibatkan 1.351 peserta. Program ini turut berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga 47 persen, khususnya pada kelompok perempuan yang terlibat.

Dari sisi lingkungan, program ini juga menghasilkan berbagai output produktif, antara lain 25.828 tanaman sayuran, 12.120 liter pupuk organik cair, 2.315 liter eco enzyme, 70 produk olahan pupuk, serta 100 kilogram maggot Black Soldier Fly (BSF). Selain itu, program ini berkontribusi terhadap efisiensi emisi gas rumah kaca sebesar 645,7 kg CO2-eq melalui praktik pertanian hidroponik.

“Ini menjadi wadah positif, terutama beberapa pelatihan dan program pemberdayaan di dalamnya yang diharapkan dapat mendorong kesejahteraan kaum perempuan,” ujar Dhanny.

Ia menambahkan bahwa BRInita merupakan wujud nyata semangat pemberdayaan perempuan yang relevan dengan nilai perjuangan R.A. Kartini. Melalui pemanfaatan lahan terbatas menjadi ruang produktif, program ini tidak hanya mendorong ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi, tetapi juga membuka ruang bagi perempuan untuk berkembang dan berperan sebagai agen perubahan di lingkungan sekitarnya.

Editor : M Firman Syah
#BRI #BRImo #BRILian #BRILink