RADAR SURABAYA – Harga emas batangan produksi Antam kembali mengalami kenaikan pada Sabtu (18/4).
Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas naik sebesar Rp16.000 per gram, dari Rp2.868.000 menjadi Rp2.884.000 per gram.
Kenaikan ini juga diikuti oleh harga beli kembali (buyback) yang turut naik menjadi Rp2.681.000 per gram.
Meski demikian, tren berbeda justru terjadi di Pegadaian. Dua produk emas lainnya, yakni UBS dan Galeri24, mengalami penurunan harga selama dua hari berturut-turut.
Baca Juga: BRI Perkuat Ekosistem UMKM, Produk Bumbu Instan Wan Alan Tembus Pasar Internasional
Rincian Kenaikan dan Penurunan Harga
Emas Antam: naik Rp16.000 per gram (Rp2.868.000 → Rp2.884.000)
Emas UBS: turun Rp16.000 per gram (Rp2.918.000 → Rp2.902.000)
Emas Galeri24: turun Rp13.000 per gram (Rp2.886.000 → Rp2.873.000)
Perbedaan tren ini menunjukkan bahwa pergerakan harga emas di setiap platform penjualan bisa bervariasi, tergantung pada mekanisme pasar dan kebijakan masing-masing penyedia.
Pajak dan Ketentuan Transaksi
Transaksi jual emas dikenakan potongan pajak sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017.
Sementara itu, untuk penjualan kembali emas batangan dengan nominal di atas Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar:
1,5 persen bagi pemegang NPWP
3 persen bagi non-NPWP
Pajak tersebut langsung dipotong dari total nilai buyback.
Daftar Harga Emas Terbaru
Berikut harga emas Antam terbaru di laman Logam Mulia:
0,5 gram: Rp1.492.000
1 gram: Rp2.884.000
2 gram: Rp5.708.000
3 gram: Rp8.537.000
5 gram: Rp14.195.000
10 gram: Rp28.335.000
25 gram: Rp70.712.000
50 gram: Rp141.345.000
100 gram: Rp282.612.000
250 gram: Rp706.265.000
500 gram: Rp1.412.320.000
1.000 gram: Rp2.824.600.000
Sementara itu, harga emas di Pegadaian untuk ukuran 1 gram tercatat:
UBS: Rp2.902.000
Galeri24: Rp2.873.000
Kenaikan harga emas Antam sebesar Rp16.000 per gram menjadi sinyal positif bagi investor logam mulia.
Namun, penurunan harga UBS dan Galeri24 masing-masing sebesar Rp16.000 dan Rp13.000 menunjukkan pasar emas masih bergerak fluktuatif.
Investor disarankan untuk terus memantau pergerakan harga sebelum melakukan transaksi, mengingat harga emas dapat berubah sewaktu-waktu.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan