RADAR SURABAYA – Harga emas di Pegadaian pada Senin pagi (13/4) terpantau stabil untuk tiga produk utama, yakni Antam, UBS, dan Galeri24.
Berdasarkan data dari laman Sahabat Pegadaian pukul 07.35 WIB, belum terjadi perubahan harga dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.
Harga emas Antam tercatat sebesar Rp2.975.000 per gram, mendekati level Rp3 juta.
Sementara itu, emas UBS berada di angka Rp2.890.000 per gram, dan Galeri24 dijual seharga Rp2.876.000 per gram.
Stabilnya harga emas ini mencerminkan pergerakan pasar yang cenderung konsolidatif dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga: Halal Bihalal HIKAM Surabaya: Kiai Idris Djamal Tekankan Muhasabah dan Kekuatan Ikatan Alumni
Meski demikian, Pegadaian mengingatkan bahwa harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar global.
Emas Galeri24 tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. Produk UBS dijual dari 0,5 gram hingga 500 gram, sedangkan emas Antam di Pegadaian tersedia dari 0,5 gram hingga 100 gram.
Daftar Harga Emas Pegadaian Hari Ini
Galeri24
0,5 gram: Rp1.508.000
1 gram: Rp2.876.000
2 gram: Rp5.683.000
5 gram: Rp14.102.000
10 gram: Rp28.130.000
25 gram: Rp69.944.000
50 gram: Rp139.778.000
100 gram: Rp279.418.000
250 gram: Rp696.827.000
500 gram: Rp1.393.654.000
1.000 gram: Rp2.787.308.000
Antam
0,5 gram: Rp1.540.000
1 gram: Rp2.975.000
2 gram: Rp5.887.000
3 gram: Rp8.804.000
5 gram: Rp14.638.000
10 gram: Rp29.219.000
25 gram: Rp72.917.000
50 gram: Rp145.751.000
100 gram: Rp291.421.000
UBS
0,5 gram: Rp1.562.000
1 gram: Rp2.890.000
2 gram: Rp5.734.000
5 gram: Rp14.171.000
10 gram: Rp28.192.000
25 gram: Rp70.342.000
50 gram: Rp140.395.000
100 gram: Rp280.679.000
250 gram: Rp701.492.000
500 gram: Rp1.401.336.000
Prospek Harga Emas
Harga emas global saat ini masih dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kebijakan suku bunga bank sentral, inflasi, dan kondisi geopolitik.
Oleh karena itu, investor disarankan untuk terus memantau perkembangan pasar sebelum melakukan transaksi.
Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi, emas tetap menjadi salah satu instrumen yang relatif aman (safe haven) di tengah ketidakpastian ekonomi.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan