Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Impor Ratusan Ternak dari Australia, Dorong Ketahanan Pangan dan Ekowisata di Tanah Air

Andy Satria • Senin, 6 April 2026 | 12:04 WIB
Sejumlah ternak yang diimpor dari Australia melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya. (IST)
Sejumlah ternak yang diimpor dari Australia melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya. (IST)

RADAR SURABAYA - Sebagai upaya untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus membuka peluang pengembangan ekowisata berbasis peternakan di Indonesia, perusahaan peternakan modern, PT Tombak Mas Nusantara, mendatangkan ratusan ternak unggulan dari Australia melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya.

Direktur PT Tombak Mas Nusantara Aji Bagus Setiyawan mengatakan,  seluruh ternak yang didatangkan telah melalui proses seleksi ketat dengan standar genetik terbaik. Adapun ternak yang diimpor terdiri atas sapi perah, domba, dan unta.

Baca Juga: Tradisi Ceng Beng Masih Lestari, Warga Tionghoa Surabaya Ramai-Ramai Ziarah ke Makam dan Pantai Kenjeran

“Kami mendatangkan sapi perah, domba, dan unta sebagai komoditas unggulan yang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi sektor pangan nasional,” ujar Aji Bagus Setiyawan, Minggu (5/4) malam.

Pihak perusahaan juga mendatangkan 145 ekor domba unggulan dari berbagai ras. Di antaranya Texel, Suffolk, dan Dorper. Bibit tersebut dipilih untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas peternakan lokal di Indonesia.

Aji menegaskan, pihaknya ingin mendorong pengembangan bibit unggul di dalam negeri agar para peternak lokal dapat meningkatkan hasil ternaknya secara optimal.

Baca Juga: Pasar Kupang Surabaya Sudah Ada Sejak 1920-an, Kini Cuma Ramai di Pinggir Jalan

“Kami ingin fokus pada pengembangan bibit unggul di dalam negeri, sehingga peternak lokal bisa meningkatkan hasil ternaknya secara maksimal,” tambahnya.

Selain untuk mendukung sektor pangan, pihaknya juga menghadirkan 35 ekor unta jenis Camelus dromedarius. Hewan tersebut diproyeksikan menjadi daya tarik baru dalam pengembangan ekowisata peternakan di sejumlah daerah.

Seluruh ternak yang tiba di Indonesia diwajibkan menjalani proses karantina sesuai dengan regulasi pemerintah. Prosedur ini dilakukan untuk memastikan kesehatan hewan sekaligus mencegah penyebaran penyakit. (*) 

Editor : Lambertus Hurek
#impor ternak #impor domba #impor unta #PT Tombak Mas Nusantara #sapi perah