Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Yummy Craft Kembangkan Kriya Bertema Kuliner Nusantara, Pasar Meluas Lewat Dukungan LinkUMKM BRI

Muhammad Firman Syah • Rabu, 25 Maret 2026 | 09:47 WIB
Yummy Craft juga terus melakukan inovasi produk sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah usaha.
Yummy Craft juga terus melakukan inovasi produk sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah usaha.

 

Jakarta – Kreativitas pelaku UMKM terus melahirkan produk unik yang mampu mengangkat kekayaan budaya Indonesia ke dalam bentuk yang lebih modern dan fungsional. Hal ini ditunjukkan oleh Yummy Craft, usaha kriya asal Jakarta Selatan yang menghadirkan beragam produk dengan desain terinspirasi dari ragam kuliner Nusantara.

Didirikan pada 2022, Yummy Craft mengembangkan produk kriya dengan pendekatan desain yang khas sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia melalui karya yang memiliki nilai guna.

Baca Juga: CamilanQ Angkat Pastel Abon Jadul dari Surakarta, Terus Berkembang Berkat Dukungan LinkUMKM BRI

Inspirasi desain tersebut berasal dari dokumentasi visual berbagai hidangan yang diabadikan melalui hobi memasak dan traveling, kemudian dikembangkan menjadi motif pada berbagai produk kriya yang dihasilkan.

Founder Yummy Craft Sri Kumala Ambarwati menuturkan bahwa ide awal usaha tersebut berangkat dari hobi pribadi yang kemudian berkembang menjadi peluang bisnis.

“Berawal dari hobi masak dan traveling. Saya sering memotret hasil masakan sendiri, lalu foto-foto tersebut saya jadikan desain produk untuk merchandise teman-teman luar negeri yang datang ke Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: BeeFam’s Kembangkan Usaha Madu Trigona di Jakarta Barat melalui LinkUMKM BRI

Salah satu produk yang paling diminati pelanggan adalah Foldable Bag, yakni tas lipat dengan desain kuliner Nusantara yang menggunakan bahan berkualitas sehingga dapat dicuci tanpa luntur.

Seiring perkembangan usaha, berbagai desain yang awalnya dibuat sebagai merchandise kemudian berkembang menjadi produk dengan karakter dan identitas tersendiri.

Melalui Yummy Craft, pendekatan desain tersebut menjadi sarana memperkenalkan keragaman kuliner Indonesia melalui produk kriya yang bernilai estetika sekaligus edukatif.

“Desain yang unik tidak hanya sebagai fashion, tetapi juga sarat edukasi budaya Indonesia,” jelasnya.

Selain menghadirkan desain yang terinspirasi dari kuliner Nusantara, Yummy Craft juga terus melakukan inovasi produk sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah usaha.

“Kami juga mengembangkan produk turunan yang sustainable dengan memanfaatkan daun gebang menjadi produk bernilai tinggi dan berpotensi sebagai komoditas ekspor,” tambahnya.

Saat ini, produk Yummy Craft dipasarkan melalui berbagai kanal offline seperti toko di pusat perbelanjaan, pusat oleh-oleh, serta galeri produk kreatif. Jangkauan pasarnya terus berkembang dengan pembeli yang berasal dari berbagai daerah seperti Jakarta, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, hingga Bandung.

Baca Juga: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, BRILink Agen Rieche Endah Permudah Transaksi Warga dan Ciptakan Peluang Usaha di Sumbawa

Produk Yummy Craft bahkan telah menembus pasar internasional, termasuk Jepang. Dalam proses pengembangan usaha tersebut, berbagai tantangan juga dihadapi, terutama terkait upaya memperluas jangkauan pasar dan membangun kepercayaan diri dalam menembus pasar global.

“Tantangannya adalah rasa percaya diri. Harapan saya bisa terus berkarya dan menjangkau pasar internasional yang lebih luas lagi,” ungkapnya.

Dalam mengembangkan usahanya, Sri juga aktif mengikuti berbagai pelatihan dan program pendampingan. Keikutsertaannya dalam program LinkUMKM BRI yang dikenalnya melalui Rumah BUMN BRI Jakarta turut membantu memperluas jejaring usaha sekaligus meningkatkan eksposur produknya di pasar.

BRI melalui platform LinkUMKM terus menghadirkan ekosistem pembelajaran dan pendampingan bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Hingga akhir 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh 14,98 juta UMKM sebagai sarana peningkatan kapasitas usaha secara daring, mulai dari penguatan kompetensi hingga perluasan akses pasar.

Baca Juga: Momentum Lebaran Dorong Transaksi Remitansi BRI Naik Signifikan

Platform tersebut menghadirkan enam fitur utama yang saling terintegrasi, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan Register NIB. Seluruh fitur ini didukung lebih dari 750 modul pembelajaran yang dirancang untuk memperkuat kemampuan soft skill maupun hard skill pelaku usaha.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan bahwa UMKM kreatif yang mampu mengangkat kekayaan budaya lokal memiliki peluang besar untuk berkembang di pasar yang lebih luas.

“Produk UMKM yang mampu mengangkat kekayaan budaya lokal sekaligus menghadirkan inovasi memiliki potensi besar untuk berkembang di pasar yang lebih luas. Melalui penguatan kapasitas usaha dan inovasi yang berkelanjutan, pengusaha UMKM dapat meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperluas akses pasar. Melalui LinkUMKM, BRI terus mendampingi UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas jangkauan pasar hingga tingkat internasional,” papar Akhmad.

Editor : M Firman Syah
#BRI #BRImo #umkm #BRILink