Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, BRILink Agen Rieche Endah Permudah Transaksi Warga dan Ciptakan Peluang Usaha di Sumbawa

Muhammad Firman Syah • Senin, 23 Maret 2026 | 12:24 WIB
Rieche Endah, warga Dusun Bukit Tinggi, Desa Dete, Kecamatan Lape, Nusa Tenggara Barat menghadirkan solusi layanan keuangan yang lebih dekat bagi masyarakat melalui BRILink Agen.
Rieche Endah, warga Dusun Bukit Tinggi, Desa Dete, Kecamatan Lape, Nusa Tenggara Barat menghadirkan solusi layanan keuangan yang lebih dekat bagi masyarakat melalui BRILink Agen.

 

Sumbawa – Bagi warga Dusun Bukit Tinggi, Desa Dete, Kecamatan Lape, Nusa Tenggara Barat, melakukan transaksi perbankan dahulu bukan perkara mudah. Untuk sekadar mengirim uang atau menarik dana, masyarakat harus menempuh perjalanan hingga belasan kilometer menuju kantor bank terdekat. Keterbatasan akses tersebut kerap menyulitkan warga yang membutuhkan layanan transaksi cepat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun mendukung aktivitas usaha.

Melihat kondisi tersebut, Rieche Endah, warga setempat, berinisiatif menghadirkan solusi layanan keuangan yang lebih dekat bagi masyarakat. Melalui BRILink Agen, ia mulai menyediakan akses transaksi perbankan yang lebih mudah dijangkau sejak tahun 2013.

“Saya mulai menjadi BRILink Agen sejak tahun 2013. Waktu itu saya melihat banyak masyarakat yang kesulitan melakukan transaksi karena jarak ke bank cukup jauh. Saya berpikir, kalau ada layanan yang bisa membantu mereka bertransaksi lebih dekat tentu akan sangat memudahkan,” ucap Rieche.

Berbekal semangat tersebut, Rieche memulai usahanya secara sederhana dengan melayani berbagai kebutuhan transaksi masyarakat, mulai dari transfer dana hingga penarikan uang tunai. Seiring waktu, keberadaan layanan tersebut semakin dikenal dan dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Kepercayaan masyarakat pun tumbuh. Warga yang sebelumnya harus pergi jauh ke bank kini memiliki alternatif layanan yang lebih dekat. Bagi pelaku usaha kecil, kehadiran BRILink Agen juga membantu kelancaran aktivitas bisnis sehari-hari.

“Sekarang yang datang tidak hanya masyarakat sekitar. Ada juga pengusaha kecil dan pendatang yang melakukan transaksi transfer atau penarikan uang di sini. Alhamdulillah banyak yang merasa terbantu,” ujarnya.

Perjalanan usaha Rieche terus berkembang. Tempat usahanya semakin dikenal, meskipun tantangan tetap dihadapi. Sebagai penyedia layanan transaksi keuangan, ia harus waspada terhadap berbagai risiko, mulai dari potensi kesalahan transaksi hingga modus penipuan yang kerap terjadi.

“Tantangannya sebenarnya cukup banyak. Kadang ada kekhawatiran jika terjadi salah transfer atau ada modus penipuan. Tapi, bersyukurnya sejauh ini, kita dibantu oleh petugas BRI dalam mengenali modus-modus penipuan. Sehingga, semuanya masih bisa kami kendalikan dengan baik karena kami lebih teliti dalam setiap transaksi,” kata Rieche.

Pengalaman lebih dari satu dekade menjalankan usaha membuatnya semakin terbiasa menghadapi berbagai situasi. Ia terus berupaya menjaga ketelitian dalam setiap transaksi sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat yang menggunakan layanannya.

Bagi Rieche, keberhasilan tidak hanya diukur dari meningkatnya jumlah transaksi. Dampak positif bagi lingkungan sekitar menjadi hal yang paling ia syukuri. Usaha yang awalnya bertujuan membantu masyarakat kini berkembang menjadi sumber penghidupan yang lebih luas.

“Alhamdulillah dampak positifnya sangat terasa. Usaha ini semakin berkembang, semakin dikenal masyarakat, dan juga bisa membuka lapangan pekerjaan. Saya sudah bisa mempekerjakan anak muda di sini. Harapannya bisa mengajak lebih banyak orang lagi,” katanya.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengapresiasi peran BRILink Agen yang tidak hanya menghadirkan layanan perbankan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

“Ini menjadi gambaran konkret bagaimana layanan keuangan berbasis komunitas melalui kolaborasi BRI dan masyarakat dapat mendorong inklusi keuangan, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta membangun kemandirian masyarakat desa secara berkelanjutan,” papar Akhmad Purwakajaya.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perputaran roda perekonomian, BRI terus mendorong inklusi keuangan sekaligus menciptakan sharing economy dengan melibatkan masyarakat sebagai BRILink Agen. Hingga akhir Desember 2025, jumlah BRILink Agen telah mencapai lebih dari 1,1 juta agen atau tumbuh 12,2 persen secara tahunan. Agen-agen tersebut tersebar di lebih dari 66 ribu desa dan menjangkau lebih dari 80 persen wilayah Indonesia, dengan volume transaksi menembus Rp1.746 triliun atau tumbuh 9,9 persen secara tahunan.

Editor : M Firman Syah
#keuangan #BRI #BRImo #umkm #layanan #BRILink