RADAR SURABAYA — Harga emas di Pegadaian kembali mengalami lonjakan signifikan pada perdagangan Selasa (27/1).
Kenaikan ini sejalan dengan penguatan harga emas dunia yang dipicu oleh meningkatnya permintaan aset lindung nilai (safe haven) di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Berdasarkan data dari laman resmi Sahabat Pegadaian, dua produk emas populer, yakni Galeri24 dan UBS, sama-sama mencatat kenaikan harga.
Emas Galeri24 naik Rp40.000 menjadi Rp2.965.000 per gram, sementara emas UBS melonjak Rp44.000 ke level Rp3.018.000 per gram.
Penguatan harga emas domestik ini tidak terlepas dari tren positif harga emas dunia yang terus bergerak naik dalam beberapa hari terakhir.
Investor global cenderung memburu emas sebagai instrumen perlindungan nilai di tengah kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi, ketegangan geopolitik, serta arah kebijakan suku bunga bank sentral utama dunia.
Analis pasar menilai kenaikan harga emas dunia memberikan dampak langsung terhadap harga emas fisik di dalam negeri, termasuk produk yang dipasarkan Pegadaian.
Selain faktor global, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga turut memengaruhi harga emas di pasar domestik.
Emas Galeri24 dijual Pegadaian dalam berbagai pilihan berat, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau setara 1 kilogram. Sementara itu, emas UBS tersedia dalam ukuran 0,5 gram hingga 500 gram, yang menyasar investor ritel hingga menengah.
Berikut daftar harga emas di Pegadaian per Selasa (27/1):
Harga Emas Galeri24
0,5 gram: Rp1.555.000
1 gram: Rp2.965.000
2 gram: Rp5.841.000
5 gram: Rp14.496.000
10 gram: Rp28.951.000
25 gram: Rp72.108.000
50 gram: Rp144.103.000
100 gram: Rp288.063.000
250 gram: Rp718.390.000
500 gram: Rp1.436.779.000
1.000 gram: Rp2.873.557.000
Harga Emas UBS
0,5 gram: Rp1.631.000
1 gram: Rp3.018.000
2 gram: Rp5.990.000
5 gram: Rp14.801.000
10 gram: Rp29.447.000
25 gram: Rp73.472.000
50 gram: Rp146.643.000
100 gram: Rp293.171.000
250 gram: Rp732.710.000
500 gram: Rp1.463.992.000
Ke depan, pergerakan harga emas diperkirakan masih akan sangat dipengaruhi oleh dinamika ekonomi global.
Selama ketidakpastian masih membayangi pasar keuangan dunia, emas berpotensi tetap menjadi pilihan utama investor sebagai aset aman.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan