Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jejak Visioner Raden Bei Aria Wirjaatmadja dalam 130 Tahun Perjalanan BRI

Muhammad Firman Syah • Senin, 15 Desember 2025 | 18:58 WIB
Photo
Photo

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menapaki usia ke-130 tahun sebagai institusi keuangan yang tumbuh dan berkembang bersama rakyat Indonesia. Tonggak bersejarah ini menegaskan konsistensi BRI dalam menjaga nilai-nilai pendirian yang dirintis sejak 1895 oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja, tokoh visioner yang meletakkan fondasi keuangan berbasis kerakyatan di Nusantara.

Raden Bei Aria Wirjaatmadja, bangsawan Jawa yang kala itu menjabat Patih Purwokerto, merespons persoalan sosial-ekonomi masyarakat pribumi dengan langkah progresif. Di tengah maraknya praktik rentenir yang membebani pegawai dan masyarakat kecil, ia menggagas lembaga simpan pinjam yang aman, terjangkau, dan berlandaskan semangat gotong royong.

BriBaca Juga: BRI Konsisten Dorong UMKM Naik Kelas, Batik Malessa Tembus Pasar Premium

Inisiatif tersebut melahirkan “De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Bestuurs Ambtenaren”, Bank Bantuan dan Simpanan Milik Pegawai Pribumi Purwokerto. Lembaga ini menjadi tonggak awal gerakan keuangan mikro di Indonesia sekaligus embrio berdirinya Bank Rakyat Indonesia.

Warisan pemikiran Raden Aria Wirjaatmadja terbukti mampu melampaui zaman. Memasuki usia ke-130 tahun, BRI terus melanjutkan transformasi menyeluruh melalui digitalisasi layanan, penguatan ekosistem UMKM, perluasan inklusi keuangan hingga pelosok negeri, serta inovasi teknologi perbankan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa peringatan 130 tahun BRI menjadi momentum reflektif untuk meneguhkan jati diri sekaligus menatap masa depan. “Peringatan 130 tahun BRI bukan hanya merayakan panjangnya perjalanan, tetapi juga menegaskan jati diri kami sebagai bank dengan DNA kerakyatan,” ujarnya.

Menurut Dhanny, semangat pendiri BRI terus menjadi sumber inspirasi dalam setiap langkah transformasi perusahaan. Di tengah akselerasi digital, BRI berkomitmen menjaga nilai-nilai tersebut melalui penyediaan layanan keuangan yang inklusif, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat lintas generasi.

Dedikasi Raden Bei Aria Wirjaatmadja kini berkembang menjadi gerakan nasional yang memperkuat fondasi ekonomi rakyat. Hingga akhir September 2025, Holding Ultra Mikro (UMi) yang terdiri atas BRI, Pegadaian, dan PNM telah menjangkau 34,5 juta debitur aktif serta mengelola 185 juta rekening simpanan mikro.

Untuk mendukung jangkauan layanan, Holding UMi mengoperasikan lebih dari 15 ribu outlet fisik, 1.035 outlet SenyuM, lebih dari 687 ribu e-channel BRI, serta sekitar 79 ribu tenaga pemasar dan financial advisor di seluruh Indonesia.

BRI juga memperluas inklusi keuangan melalui 1,2 juta AgenBRILink yang tersebar di 66.649 desa atau lebih dari 80 persen desa di Indonesia. Skema kemitraan ini telah memfasilitasi 913 juta transaksi finansial dengan total volume mencapai Rp1.440 triliun, sekaligus memperkuat peran BRI sebagai penggerak ekonomi di tingkat akar rumput.

Di Purwokerto, jejak perjuangan sang pendiri terus dikenang sebagai simbol keberanian mengambil langkah pertama demi kesejahteraan bersama. Peringatan 130 tahun BRI menegaskan komitmen perseroan untuk terus tumbuh bersama rakyat, menjaga spirit pendirinya, dan memainkan peran strategis dalam membangun masa depan Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.

Editor : M Firman Syah
#BRI #BUMN #umkm #BBRI