Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bidik Segmen Pebisnis, Intiland Kembangkan Grand Whiz Hotel di Tengah Kota Surabaya

Moh. Afik • Jumat, 25 April 2025 | 17:19 WIB

 

OPENING SOON: Harto Laksono bersama Amaynta Budhiadi saat meninjau lokasi Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya yang akan segera beroperasi pada Juni 2025.
OPENING SOON: Harto Laksono bersama Amaynta Budhiadi saat meninjau lokasi Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya yang akan segera beroperasi pada Juni 2025.

RADAR SURABAYA - PT Intililand Development Tbk terus melakukan pengembangan proyek meskipun kondisi ekonomi belum membaik.

Yang terbaru, salah satu raksasa properti Indonesia ini mengembangkan Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya.

Harto Laksono, Direktur Marketing PT Intiland Development Tbk menjelaskan, Grand Whiz Hotel merupakan bagian dari mix used Praxis.

Saat ini, di kawasan ini sudah terbangun dua tower untuk apartemen, office dan retail.

“Jadi Grand Whiz Hotel ini melengkapi mix used yang sudah ada. Sehingga akan tercipta traffic yang lebih ramai,” kata Harto di sela acara halal bihalal bersama media di Praxis, Kamis (24/4).

Dikatakan, Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya akan bermain di segmen bintang empat.

Segmen yang dibidik kelas middle-up dan para pebisnis di Surabaya.

Sebab itu dia yakin, meskipun saat ini okupansi hotel cenderung menurun, namun untuk kelas bisnis masih terbuka.

“Apalagi lokasinya di tengah kota sehingga kebutuhan ruang kamar hotel dan MICE untuk para pebisnis masih tinggi. Di sekitar sini juga banyak keramaian seperti rumah sakit dan pasar induk sehingga marketnya masih terbuka,” tambahnya.

Grand Whiz Hotel Praxis dibangun di atas office tower Praxis mulai lantai 7 sebanyak 18 lantai.

Jumlah kamarnya belum bisa dirilis, yang jelas di atas 100 unit.

Saat ini persiapan sudah dilakukan dan tinggal finishing saja.

Diharapkan pada Juni nanti sudah bisa opening.

“Hadirnya Grand Whiz Hotel akan menambah traffic di mix used Praxis. Sehingga area retail dua lantai di bagian bawah nanti juga akan semakin ramai. Saat ini area retail sudah terisi sekitar 50 persen dari berbagai macam bisnis,” ujarnya.

Terkait Apartemen Praxis, dia mengaku cukup bagus.

Saat ini dari total 289 unit, tingkat okupansinya mencapai 75 persen.

Sementara sisa unit hanya sisa tipe besar dengan dua bedroom dan luas 59 meter persegi dan 85 meter persgi.

Harganya mulai Rp 1,1 miliar hingga Rp 1,8 miliar full furnished.

“Kami optimis sisa unit sekitar 30-an unit akan segera sold out. Sebab sekarang, unit apartemen di tengah kota Surabaya relatif sedikit kompetitornya. Sehingga peluangnya semakin besar, terutama dari kalangan family dan para pebisnis yang ingin hunian di tengah kota. Dan semua unit juga bisa ikut program PPN DTP 100 persen karena sudah ready stock. Tinggal huni saja,” pungkas Harto. (fix/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#proyek #surabaya #tengah kota #apartemen #Grand Whiz #Praxis #Harto Laksono #pengembangan #Intiland #tower