Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

HORE! Harga Cabai di Jatim Mulai Turun, Ini Penyebabnya Selain karena Musim Panen

Mus Purmadani • Selasa, 13 Agustus 2024 | 00:50 WIB
SEGAR: Salah satu areal tanaman cabai di Kabupaten Bojonegoro. Di bulan Juni nanti, areal luas tanam cabai di Jatim mengalami penurunan.
SEGAR: Salah satu areal tanaman cabai di Kabupaten Bojonegoro. Di bulan Juni nanti, areal luas tanam cabai di Jatim mengalami penurunan.

RADAR SURABAYA - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur Iwan memastikan jika harga cabai yang sebelumnya naik dipastikan akan segera deflasi atau turun hingga -3 persen.

Berdasarkan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, untuk komoditas cabai rawit merah per Senin (12/8), harga rata-rata di Jawa Timur adalah Rp58.987.

Harga rata-rata tertinggi di Kota Madiun yakni Rp72.666. Harga rata-rata terendah di Kabupaten Bangkalan Rp44.000.

Sementara di sejumlah pasar di Surabaya, harga komoditas ini jika sebelumnya mencapai Rp60.000 per kg sekarang turun jadi Rp45.000 per kg.

Iwan berharap harga cabai akan terus turun seiring dengan mulai masa panen pada Agustus ini. "Semoga saja ini puncaknya panen (cabai)," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) Jatim, Nanang Triatmoko, kepada Radar Surabaya mengatakan, harga cabai rawit dan cabai besar sudah mulai turun. Hal ini disebabkan sudah memasuki masa panen. 

"Untuk cabai rawit dari petani Rp45.000 per kg, sedangkan cabai besar Rp18.000 per kg. Kalau cabai besar masih untung karena kalau di bawah Rp18.000 artinya di bawah break event point (BEP). Nah, kalau BEP cabai rawit sekitar Rp20.000," terangnya.

Nanang menambahkan bahwa harga cabai yang turun tidak hanya disebabkan oleh masa panen. Namun juga karena pasar yang melemah.

"Sudah jadi siklus tahunan kalau bulan Agustus ini pasarnya pasti loyo. Ini karena kebutuhan masyarakat sangat tinggi, salah satunya biaya sekolah," pungkasnya. (mus/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#harga cabai #SISKAPERBAPO #Jawa Timur #dinas perindustrian dan perdagangan