Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

PLN UIP JBTB Rampungkan Pembangunan GI 150 kV Bungah dan SKTT 150 kV Bungah-Manyar

Nurul Afiah • Jumat, 9 Februari 2024 | 05:06 WIB
ENERGIZE: PLN UIP JBTB usai berhasil melakukan energize sebagai bentuk dukungan terhadap infrastruktur kelistrikan di kawasan industri JIIPE Gresik, Senin (5/2).
ENERGIZE: PLN UIP JBTB usai berhasil melakukan energize sebagai bentuk dukungan terhadap infrastruktur kelistrikan di kawasan industri JIIPE Gresik, Senin (5/2).

SURABAYA - Guna memperkuat sistem pasokan listrik kawasan industri Java Integrated Industrial and Ports (JIIPE) di Gresik, PT PLN (Persero) melalui PLN UIP JBTB berhasil menyelesaikan pembangunan dua infrastruktur kelistrikan.

Yakni Gardu Induk (GI) 150 kV Bungah dan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150kV Bungah-Manyar.

Hal tersebut ditandai dengan keberhasilan pemberian tegangan listrik (energize) sirkit ke-2.

Keberhasilan pemberian tegangan ini setelah melalui beberapa tahapan energize yakni 1) SKTT 150 kV Bungah-Manyar Sirkit #2 dengan panjang saluran 6.354 kms; 2) ⁠GI 150 kV Bungah/JIIPE Satu Bay Line 150 kV arah Manyar No. 2; 3) ⁠GI 150 kV Manyar Satu Bay Line 150 kV arah Bungah/JIIPE No. 2.

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan, Wiluyo Kusdwiharto menyampaikan apresiasinya kepada PLN UIP JBTB karena telah menyelesaikan pembangunan jaringan kelistrikan dengan tepat waktu.

"Kami akan terus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dan dengan beroperasinya GI 150 kV Bungah akan memperkuat sistem pasokan listrik kawasan industri JIIPE,” jelas Wiluyo.

Sementara itu, General Manager PLN UIP JBTB, Anang Yahmadi menjelaskan kendati menghadapi kendala yang cukup berat dan beragam, namun pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini dapat dilakukan dengan lancar.

“Keberhasilan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini berkat kerja sama dan dukungan yang baik dari stakeholder dan semua elemen masyarakat,” tegas Anang.

Dengan selesainya pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini diharapkan dapat menstimulus perkembangan sektor perindustrian yang nantinya akan meningkatkan taraf kehidupan ekonomi masyarakat.

Semenjak empat bulan pengoperasian yang masuk dalam Tahap I Kebutuhan Daya tersambung sebesar 30 MVA.

Manager Unit Pelaksana UPP JBTB 2, David Eko Prasetyo menjelaskan jika dampak terhadap penjualan listriknya adalah sebesar 4,8 GWh dengan penjualan minimum per bulan sebesar 1,2 juta kWh.

“Februari ini masuk dalam Tahap II Kebutuhan Daya tersambung sebesar 60 MVA. Jadi tagihan dengan penjualan minimum per bulan sebesar 2,4 juta kWh,” jelasnya.

Selama pengerjaan GI 150 kV Bungah serta infrastruktur lainnya, PLN UIP JBTB selalu mengedepankan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk SKTT 150 kV Bungah-Manyar sebesar 81,07 persen dan GI 150 kV Bungah sebesar 64,85 persen. (*/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#Gardu Induk 150 kV #jiipe #PLN UIP JBTB #gresik