Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Nataru Berpotensi Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Terutama Sektor UMKM

Mus Purmadani • Senin, 1 Januari 2024 | 06:08 WIB

Heri Cahyo Bagus Setiawan, Dewan Pakar Hipmikimdo Jatim, mengatakan momen libur nataru meningkatkan pertumbuhan ekonomi terutama di sektor UMKM.
Heri Cahyo Bagus Setiawan, Dewan Pakar Hipmikimdo Jatim, mengatakan momen libur nataru meningkatkan pertumbuhan ekonomi terutama di sektor UMKM.


SURABAYA - Dewan Pakar Himpunan Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (HIPMIKIMDO) Provinsi Jawa Timur, Heri Cahyo Bagus Setiawan mengatakan, momen libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) memberikan potensi besar pada pertumbuhan ekonomi.

Hal ini disebabkan peningkatan konsumsi masyarakat, terutama di sektor ritel dan pariwisata, yang memberikan dampak besar bagi bergeraknya sektor UMKM.

"Pelaku UMKM sangat bergeliat memanfaatkan libur Nataru. Kondisi masyarakat beraktivitas, berlibur akan menunjang permintaan dan akan menggerakkan ekonomi. Ekonomi bergerak juga dinikmati UMKM lokal, seperti misalnya usaha kecil makanan dan oleh-oleh," jelasnya.

Heri mengatakan pergerakan ekonomi UMKM dan peningkatan konsumsi masyarakat di moment Nataru menjadi pendorong perekonomian yang bagus, dan bisa dinikmati oleh semua pihak. Selain sektor UMKM, sektor transportasi, akomodasi dan restoran mengalami peningkatan yang di yakini dapat mendorong perekonomian.

"Ini momentum pendorong perekonomian Indonesia. Masyarkaat yang bergerak, meningkat konsumsinya akan membuat perekonomian berputar, misalnya transportasi ada peningkatan transaksi, hotelnya bukan hanya hotel besar, losmen juga, serta jumlah pergerakan wisatawan ke daerah destinasi wisata di Indonesia saat libur Nataru bulan Desember ini," terangnya.

Namun, Heri mengingatkan agar pemerintah daerah terkait bisa turun tangan untuk mengawasi harga di pasaran. Tujuannya menjaga daya beli masyarakat hingga kontribusinya mendorong petumbuhan ekonomi.

"Mengingat potensi transaksi putaran uang yang cukup tinggi selama momen libur Nataru, maka Kementerian terkait dan daerah perlu melakukan pengawasan agar dunia usaha, sektor UMKM, akomodasi dan transportasi tidak menaikkan tarif dan harga secara jor-joran," pungkasnya. (mus/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#hipmikimdo jatim