Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Market Tumbuh, Pelaku Bisnis Kuliner Mulai Aktif Lakukan Ekspansi

Administrator • Jumat, 20 Januari 2023 | 02:28 WIB
EKSPANSI: Innico Sjahandi (tiga dari kiri) bersama Tjahjono Haryono (dua dari kanan) dan pengurus Apkrindo Jatim. Tahun ini banyak anggota Apkrindo yang melakukan ekspansi termasuk Croissant Geprek. (M. AFIQ FIRDAUS/RADAR SURABAYA)
EKSPANSI: Innico Sjahandi (tiga dari kiri) bersama Tjahjono Haryono (dua dari kanan) dan pengurus Apkrindo Jatim. Tahun ini banyak anggota Apkrindo yang melakukan ekspansi termasuk Croissant Geprek. (M. AFIQ FIRDAUS/RADAR SURABAYA)
SURABAYA - Bisnis food and beverage (F&B) masih cukup menjanjikan di Surabaya. Sebab itu, kalangan pegusaha kuliner terus melakukan ekspansi. Salah satunya adalah Croissant Geprek yang melebarkan market ke Surabaya Barat setelah sebelumnya sukses membuka gerai di Surabaya Timur.

Menurut Innico Sjahandi, founder Croissant Geprek, market F&B tetap akan tumbuh . Apalagi setelah pemerintah membuka PPKM, maka masyarakat semakin enjoy melakukan wisata kuliner. Sebab itu, dia yakin ekspansi yang dilakukan akan mendapat sambutan yang baik.

Bahkan, dia bertekad bulan Januari ini tidak hanya dua gerai baru yang dibuka melainkan lima sekaligus. Sebab, saat ini trend bisnis kuliner semakin bagus baik yang dimakan di tempat (dine in) maupun yang dibawa pulang (take away).

“Cukup bagus responsnya setelah kami buka gerai pertama di Dharmahusada. Karena itu, kami akan buka lima gerai bulan ini di Surabaya dan menyebar di beberapa lokasi,” kata Innico Sjahandi, Rabu (18/1).

Dijelaskan, meskipun persaingan cukup ketat, namun pihaknya tetap optimis Croissant Geprek akan berkembang. Sebab itu, pihaknya selain membawa konsep kekinian yang nyaman untuk kalangan keluarga muda dan milenial, juga menu yang ditawarkan sesuai dengan market yang dibidik.

Pihaknya menggabungkan menu tradisional nusantara dengan jenis makanan khas Perancis, Croissant. Pihaknya tidak hanya akan melakukan ekspansi, namun juga berencana membuka franchise. Sebab, saat ini sidah ada beberapa permintaan dari beberapa kota.

“Dua bulan lagi, rencananya akan kami buka franchise. Karena sudah ada beberapa yang minta seperti dari Malang, Semarang, Samarinda dan beberapa kota lain,” tambah Igo, panggilan akrabnya.

Sementara itu, Ketua Apkrindo Jatim, Tjahjono Haryono mengatakan bahwa bisnis F&B terus mengalami pertumbuhan. Sejak semester dua tahun 2022, trend bisnis kuliner terus membaik menyusul pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Tahun ini kondisi bisnis kuliner akan lebih baik. Hal ini terlihat dari makin banyak anggota Apkrindo Jatim yang melakukan ekspansi, termasuk Croissant Geprek. Selain di Surabaya, beberapa yang lain juga melakukan ekspansi ke kota lain termasuk ke Jogjajakarta dan Jakarta.

“Karena itu, kami optimis tahun ini bisnis F&B akan tumbuh antara 10-20 persen. Karena trendnya terus membaik. Apalagi setelah PPKM dicabut, tentu akan semakin kondusif,” ujar Tjahjono Haryono.

Terkait menu yang ada di Croissant Geprek, Igo mengaku cukup banyak. Semuanya dikemas dengan konsep kekinian seperti Croissant Geprek Ayam Bajak, Croissant Geprek Burger, Croissant Geprek Chick Mush, Croissant Geprek Udang Salsa, Croissant Terbul (Terang Bulan), dan Croissant Berry Chiz.

Selain itu, juga ada Pomme Frites atau french fries dengan beragam toping, seperti Pomme Frites Ayam Geprek, Pomme Frites Chicken Karage, Pomme Frites Chiz, Pomme Frites Mushroom, Pomme Frites Sausage Onion, dan Pomme Frites Udang Tempura dengan harga antara Rp 23 ribu – Rp 27 ribu.

Sedangkan menu minuman, ada Es Kopi Gula Aren, Sugar Cane Lime, Ice Sari Roso, Ice Sari Temu, Cola Vanilla Float, Strawberry Float, dan sebagainya. Harga minuman yang ditawarkan di kisaran Rp 18.000. “Semuanya pas dengan target market kami yakni kalangan milenial dan pasangan muda,” ujar Innico Sjahandi. (fix) Editor : Administrator
#Bisnis food and beverage #Croissant Geprek #F&B #apkrindo jatim