Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Rujak Cingur Naga, Inovasi Kuliner Khas Surabaya. Petis Diganti Buah Naga Agar Lebih Segar

Andy Satria • Kamis, 3 Juli 2025 | 00:33 WIB
SEGAR: Rujak naga, varian rujak cingur yang dibuat oleh tim Grand Swiss-Bellhotel Darmo, pakai saus warna merah karena menggunakan buah naga.
SEGAR: Rujak naga, varian rujak cingur yang dibuat oleh tim Grand Swiss-Bellhotel Darmo, pakai saus warna merah karena menggunakan buah naga.

RADAR SURABAYA - Kuliner khas Surabaya terus mengalami perkembangan dan inovasi.

Salah satunya adalah sajian yang uni kdan menarik, yakni rujak naga.

Varian unik dari rujak cingur yang menggunakan buah naga sebagai bahan utama dalam sausnya.

Inovasi ini tak hanya menyegarkan lidah, tetapi juga menggoda mata dengan tampilannya yang merah menyala.

Junior Sous Chef Grand Swiss-Belhotel Darmo Teguh Setyobudi mengatakan, rujak naga memberikan wajah baru pada varian rujak cingur.

Ia menjelaskan bahwa rujak naga diciptakan untuk memberikan pengalaman baru dalam menikmati rujak cingur.

“Kalau biasanya warna rujak itu hitam atau cokelat karena petis, kami coba hadirkan warna merah dari buah naga. Rasanya tetap khas rujak, tapi lebih segar dan tampilannya menggugah selera,” kata Teguh saat ditemui, Rabu (2/7).

Meski tampil beda, lanjut Teguh, rujak naga tetap mempertahankan komposisi klasik seperti lontong, tahu, tempe, buah segar, dan tentunya irisan cingur.

Yang membedakan adalah saus sambalnya. Yang diracik dari campuran buah naga merah, kacang mede, dan petis Madura.

“Kami pakai petis Madura karena rasanya lebih gurih dan tidak pahit. Lebih cocok dipadukan dengan buah naga,” tambah Teguh.

Yang bikin makin spesial, kata Teguh, adalah sausnya tak hanya menggunakan kacang tanah, tapi juga dicampur dengan kacang mede.

"Kami sudah coba dengan berbagai kacang, tapi kombinasi kacang tanah dan mede ini yang paling pas. Rasanya lebih gurih dan unik," ujarnya.

Sementara itu, salah satu penikmat rujak naga, Linda Puspitasari, mengaku baru pertama kali mencicipi rujak dengan saus berwarna merah tersebut.

“Rasanya enak dan lebih segar. Perpaduan buah naga dengan bahan rujak lainnya bikin unik dan menarik. Rasanya tetap seperti rujak cingur yang biasa, jadi masih cocok buat lidah orang Surabaya,” ujarnya. (sam/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#klasik #khas #lontong #surabaya #petis #rujak cingur #kuliner #buah naga #Grand Swiss Belhotel Darmo Surabaya