alexametrics
33 C
Surabaya
Friday, October 22, 2021

Pendakian Gunung Arjuno dan Welirang Mulai Dibuka untuk Umum

SURABAYA – Pendakian Gunung Arjuno-Welirang yang ada di wilayah Jawa Timur, dibuka secara bertahap, yakni pada dua pintu masuk jalur pendakian melalui Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, dan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Kepala Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Ahmad Wahyudi, di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa, mengatakan pendakian Gunung Arjuno-Welirang sudah dilakukan mulai 19 September 2021, pada dua pintu masuk tersebut.

“Untuk jalur yang dari Kota Batu, masih belum dibuka. Karena kami masih berpatokan pada instruksi Mendagri terakhir,” kata Wahyudi.

Wahyudi menjelaskan pembukaan pendakian Gunung Arjuno-Welirang melalui pintu masuk Tambaksari, dan Tretes yang berada di Kabupaten Pasuruan itu dikarenakan pada wilayah tersebut sudah berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2.

Meskipun saat ini pendakian Gunung Arjun-Welirang telah dibuka, kata dia, namun antusiasme para pendaki masih minim. Tercatat baru ada 38 orang pendaki yang sudah melakukan pendakian ke gunung dengan ketinggian 3.339 meter di atas permukaan laut (mdpl).

“Biasanya pendakian ke Arjuno itu ramai saat akhir pekan. Untuk hari-hari kerja seperti ini, sepi, bahkan tidak ada yang naik,” katanya.

Menurutnya, para pendaki yang akan melakukan pendakian ke Gunung Arjuno-Welirang, harus sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19. Para pendaki harus melakukan scan kode batang PeduliLindungi pada saat berada di base camp pintu masuk.

Jika ada pendaki yang belum mendapatkan suntikan vaksin COVID-19, maka tidak diperbolehkan untuk melakukan pendakian. Selain itu, para calon pendaki juga harus menyertakan surat keterangan sehat pada saat akan memulai pendakian.

“Selain harus sudah vaksin, calon pendaki juga harus menyertakan surat keterangan sehat saat akan memulai pendakian,” tambahnya.

Kemudian, para pendaki harus memesan tiket melalui sistem online. Pengelola pendakian Gunung Arjuno-Welirang, tidak melayani pembelian tiket secara langsung. Pembelian tiket bisa dilakukan pada laman yang disiapkan oleh pengelola.

“Jika ada yang datang tanpa memesan tiket online, bisa dipastikan akan ditolak, dan tidak dilayani,” katanya.

Gunung Arjuno merupakan gunung tertinggi kedua di Jawa Timur, dengan ketinggian mencapai 3.339 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sementara untuk Gunung Welirang, memiliki ketinggian 3.156 mdpl.

Gunung Arjuno, terletak bersebelahan dengan Gunung Welirang, termasuk Gunung Kembar I, dan Gunung Kembar II. Puncak Gunung Arjuno terletak dalam satu punggungan yang sama dengan puncak Gunung Welirang, dan lebih dikenal sebagai kompleks Arjuno-Welirang. (antara/rek)


SURABAYA – Pendakian Gunung Arjuno-Welirang yang ada di wilayah Jawa Timur, dibuka secara bertahap, yakni pada dua pintu masuk jalur pendakian melalui Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, dan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Kepala Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Ahmad Wahyudi, di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa, mengatakan pendakian Gunung Arjuno-Welirang sudah dilakukan mulai 19 September 2021, pada dua pintu masuk tersebut.

“Untuk jalur yang dari Kota Batu, masih belum dibuka. Karena kami masih berpatokan pada instruksi Mendagri terakhir,” kata Wahyudi.

Wahyudi menjelaskan pembukaan pendakian Gunung Arjuno-Welirang melalui pintu masuk Tambaksari, dan Tretes yang berada di Kabupaten Pasuruan itu dikarenakan pada wilayah tersebut sudah berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2.

Meskipun saat ini pendakian Gunung Arjun-Welirang telah dibuka, kata dia, namun antusiasme para pendaki masih minim. Tercatat baru ada 38 orang pendaki yang sudah melakukan pendakian ke gunung dengan ketinggian 3.339 meter di atas permukaan laut (mdpl).

“Biasanya pendakian ke Arjuno itu ramai saat akhir pekan. Untuk hari-hari kerja seperti ini, sepi, bahkan tidak ada yang naik,” katanya.

Menurutnya, para pendaki yang akan melakukan pendakian ke Gunung Arjuno-Welirang, harus sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19. Para pendaki harus melakukan scan kode batang PeduliLindungi pada saat berada di base camp pintu masuk.

Jika ada pendaki yang belum mendapatkan suntikan vaksin COVID-19, maka tidak diperbolehkan untuk melakukan pendakian. Selain itu, para calon pendaki juga harus menyertakan surat keterangan sehat pada saat akan memulai pendakian.

“Selain harus sudah vaksin, calon pendaki juga harus menyertakan surat keterangan sehat saat akan memulai pendakian,” tambahnya.

Kemudian, para pendaki harus memesan tiket melalui sistem online. Pengelola pendakian Gunung Arjuno-Welirang, tidak melayani pembelian tiket secara langsung. Pembelian tiket bisa dilakukan pada laman yang disiapkan oleh pengelola.

“Jika ada yang datang tanpa memesan tiket online, bisa dipastikan akan ditolak, dan tidak dilayani,” katanya.

Gunung Arjuno merupakan gunung tertinggi kedua di Jawa Timur, dengan ketinggian mencapai 3.339 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sementara untuk Gunung Welirang, memiliki ketinggian 3.156 mdpl.

Gunung Arjuno, terletak bersebelahan dengan Gunung Welirang, termasuk Gunung Kembar I, dan Gunung Kembar II. Puncak Gunung Arjuno terletak dalam satu punggungan yang sama dengan puncak Gunung Welirang, dan lebih dikenal sebagai kompleks Arjuno-Welirang. (antara/rek)


Most Read

Berita Terbaru