27 C
Surabaya
Monday, January 30, 2023

Nasgor Setan Merah Padukan Nasi Goreng dan Iga Bakar yang Pedas Gurih

SURABAYA – Menu nasi goreng cukup beragam di Surabaya. Salah satunya hidangan baru milik salah satu hotel di kawasan Surabaya pusat ini. Namanya cukup unik dan rasanya yang khas menggugah selera.

Eksekutif Chef Hotel Efin Kusuma mengusung tema olahraga pada menunya. Namanya adalah Nasi Goreng Setan Merah. Nama itu berasal dari julukan klub sepak bola Manchester United asal Inggris. “Semua menu di sini bertema sport,” ujarnya.

Menu bertema olahraga ini bukan yang pertama. Katanya, menu di Jaloe Sport Cafe itu tidak hanya unsur sepak bola saja, melainkan terdapat menu yang mengambil julukan pebulutangkis ganda putra Indonesia, Minions. “Ada juga kita menggunakan nama VR46 (Valentino Rossi, Red) pembalap Moto GP,” tuturnya.

Baca Juga :  6 Rekomendasi Kota Wisata yang Ada di Indonesia

Menu baru ini menyuguhkan rasa yang cukup menarik. Pasalnya, dia mengombinasikan pedas dan asin menjadi satu. Selain itu, nasi goreng ini menonjolkan rasa rempah yang khas. “Kita menyiapkan ini sekitar sebulan,” ungkapnya.

Dalam menu ini, dia menciptakan dua kreasi makanan. Yakni, nasi goreng dan iga bakar. Pada nasi goreng, Efin mengeluarkan rasa asin dan dipadukan dengan rasa pedas dari iga bakar. “Hidangan iga bakar dengan komposisi yang pas akan menyatu dengan beberapa jenis makanan yang lain dan bakal saling melengkapi,” paparnya.

Efin menggunakan teknik khusus untuk memasak iga bakar itu. Dia menggunakan iga berkualitas super. Teknik merebusnya menggunakan api kecil. “Walaupun begitu, kalau dipotong tidak bakal hancur,” sebutnya.

Baca Juga :  5 Kota Rekomendasi Tujuan Liburan Tahun Baru, 2 Ada di Jatim

Untuk menambahkan cita rasa iga miliknya, dia membubuhkan beberapa rempah, yakni bawang bombai, jahe, dan lengkuas. Sedangkan untuk nasi goreng, dia menggunakan bumbu yang umum.

“Ada rempahnya juga, semua kita blender dan ada perpaduan cabai rawit. Taste lebih mengarah ke pedas, gurih, dan manis. Awalnya manis tapi lama-lama pedas, karena cabainya fresh,” bebernya.

Dia telah mengobservasi untuk menciptakan kreasi hidangan ini. Efin menilai, lidah masyarakat cenderung menyukai kedua rasa itu. Sehingga, menu Nasi Goreng Setan Merah bakal cocok untuk warga Surabaya. “Harapannya bisa menarik kustomer di luar Surabaya hingga luar Jawa,” imbuhnya. (hil/nur)

SURABAYA – Menu nasi goreng cukup beragam di Surabaya. Salah satunya hidangan baru milik salah satu hotel di kawasan Surabaya pusat ini. Namanya cukup unik dan rasanya yang khas menggugah selera.

Eksekutif Chef Hotel Efin Kusuma mengusung tema olahraga pada menunya. Namanya adalah Nasi Goreng Setan Merah. Nama itu berasal dari julukan klub sepak bola Manchester United asal Inggris. “Semua menu di sini bertema sport,” ujarnya.

Menu bertema olahraga ini bukan yang pertama. Katanya, menu di Jaloe Sport Cafe itu tidak hanya unsur sepak bola saja, melainkan terdapat menu yang mengambil julukan pebulutangkis ganda putra Indonesia, Minions. “Ada juga kita menggunakan nama VR46 (Valentino Rossi, Red) pembalap Moto GP,” tuturnya.

Baca Juga :  Ada Sultan Utsmani Griddle di Luminor Hotel Jemursari Surabaya

Menu baru ini menyuguhkan rasa yang cukup menarik. Pasalnya, dia mengombinasikan pedas dan asin menjadi satu. Selain itu, nasi goreng ini menonjolkan rasa rempah yang khas. “Kita menyiapkan ini sekitar sebulan,” ungkapnya.

Dalam menu ini, dia menciptakan dua kreasi makanan. Yakni, nasi goreng dan iga bakar. Pada nasi goreng, Efin mengeluarkan rasa asin dan dipadukan dengan rasa pedas dari iga bakar. “Hidangan iga bakar dengan komposisi yang pas akan menyatu dengan beberapa jenis makanan yang lain dan bakal saling melengkapi,” paparnya.

Efin menggunakan teknik khusus untuk memasak iga bakar itu. Dia menggunakan iga berkualitas super. Teknik merebusnya menggunakan api kecil. “Walaupun begitu, kalau dipotong tidak bakal hancur,” sebutnya.

Baca Juga :  China Sambut Positif Penyediaan Staf Berbahasa Mandarin di Wisata Indonesia

Untuk menambahkan cita rasa iga miliknya, dia membubuhkan beberapa rempah, yakni bawang bombai, jahe, dan lengkuas. Sedangkan untuk nasi goreng, dia menggunakan bumbu yang umum.

“Ada rempahnya juga, semua kita blender dan ada perpaduan cabai rawit. Taste lebih mengarah ke pedas, gurih, dan manis. Awalnya manis tapi lama-lama pedas, karena cabainya fresh,” bebernya.

Dia telah mengobservasi untuk menciptakan kreasi hidangan ini. Efin menilai, lidah masyarakat cenderung menyukai kedua rasa itu. Sehingga, menu Nasi Goreng Setan Merah bakal cocok untuk warga Surabaya. “Harapannya bisa menarik kustomer di luar Surabaya hingga luar Jawa,” imbuhnya. (hil/nur)

Most Read

Berita Terbaru