Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tips Agar Tangki Water Heater Tidak Berkerak dan Berkarat

A
Penulis: Andy Satria❯
KERAK TANKI: Pengunjung melihat kondisi tanki water heater yang telah berkerak, dan dipamerkan di Ciputra World Surabaya.(ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
KERAK TANKI: Pengunjung melihat kondisi tanki water heater yang telah berkerak, dan dipamerkan di Ciputra World Surabaya.(ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Advertisement

RADAR SURABAYA - Pemanas air atau water heater kerap digunakan untuk menunjang kenyamanan mandi di rumah. Namun, perangkat yang digunakan setiap hari ini sering luput dari perawatan. Padahal, penumpukan kerak, endapan mineral, hingga korosi di dalam tangki dapat memengaruhi kualitas air dan kinerja pemanas air.

Pengurasan tangki secara berkala menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kebersihan dan memperpanjang usia pakai perangkat. Idealnya, perawatan dilakukan secara rutin sesuai petunjuk penggunaan dan kondisi air di masing-masing daerah.

Presiden Direktur Electrolux Indonesia Iffan Suryanto mengatakan, pihaknya melakukan riset selama sekitar satu tahun di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Surabaya. Riset tersebut dilakukan dengan mendatangi pengguna pemanas air untuk mengetahui kebiasaan perawatan dan kendala yang dihadapi.

Kuras Tangki Water Heater secara Rutin

Dari hasil riset itu, ditemukan persoalan serupa, yakni pengguna cenderung tidak menguras tangki secara rutin. Salah satu penyebabnya adalah anggapan bahwa proses pengurasan merepotkan karena harus memanggil teknisi.

Advertisement

"Kita melakukan riset untuk mengedukasi masyarakat Indonesia bahwa ada bahaya yang mengintai di balik water heater yang tidak pernah dikuras. Perawatan merupakan kewajiban pengguna agar terhindar dari air berkarat," ujarnya, Kamis (29/10). 

Menurut Iffan, pemeriksaan lebih lanjut dilakukan dengan membongkar tangki pemanas air dan mengecek kondisi air di dalamnya. Langkah tersebut menjadi dasar untuk mengembangkan solusi yang memungkinkan pengguna melakukan pengurasan secara mandiri.

Periksa Endapan di Tangki Water Heater 

Selama ini, pemanas air kerap dianggap sebagai perangkat yang cukup dipasang dan langsung digunakan. Padahal, kualitas air yang berbeda-beda di setiap daerah dapat memengaruhi kondisi tangki. Kandungan mineral dan endapan yang terbawa air berpotensi menumpuk seiring pemakaian.

Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat mengganggu kinerja perangkat. Gejalanya antara lain proses pemanasan yang terasa lebih lambat dan konsumsi listrik yang berpotensi meningkat. Dalam kondisi tertentu, korosi dan kerusakan komponen juga dapat menimbulkan risiko kebocoran.

Untuk mengatasi kendala perawatan tersebut, produsen perangkat rumah tangga mulai mendorong kemudahan pengurasan tangki secara mandiri. Salah satunya melalui kampanye #KurasSendiriAja yang mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan pemanas air.

Melalui pendekatan ini, pengguna diharapkan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada teknisi untuk melakukan perawatan rutin. Dengan demikian, biaya pemeliharaan jangka panjang juga berpotensi ditekan.

Advertisement
Editor : Guntur Irianto
Sumber : radar surabaya

Artikel Terkait

Beli Saham Amerika? 5 Aplikasi untuk Akses Pasar AS

Beli Saham Amerika? 5 Aplikasi untuk Akses Pasar AS

Beli saham Amerika kini semakin mudah karena investor Indonesia dapat memilih berbagai aplikasi dengan karakteristik berbeda.

Penerbit Erlangga Hadirkan Literasi Pertolongan Pertama untuk Keluarga dan Sekolah

Penerbit Erlangga Hadirkan Literasi Pertolongan Pertama untuk Keluarga dan Sekolah

Situasi darurat medis dapat datang tanpa tanda dan terjadi di mana saja. Di rumah, sekolah, tempat kerja, maupun ruang publik.

SPMB Al Hikmah Surabaya 2027/2028 Resmi Dibuka, Bidik Generasi Islami Berwawasan Internasional

SPMB Al Hikmah Surabaya 2027/2028 Resmi Dibuka, Bidik Generasi Islami Berwawasan Internasional

Gerbang menuju pendidikan Islam terpadu kembali dibuka. Yayasan Pendidikan Islam Al Hikmah Surabaya resmi memulai rangkaian Grand Opening Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2027/2028 secara serentak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer