Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Eks Gedung CCCL di Jalan Darmokali Surabaya Pernah Jadi Hotel

L
Penulis: Lambertus Hurek❯
IKONIK: Gedung eks Pusat Kebudayaan Prancis (Centre Culturel et de Coopération Linguistique/CCCL) di Jalan Darmokali Nomor 10, Surabaya.
IKONIK: Gedung eks Pusat Kebudayaan Prancis (Centre Culturel et de Coopération Linguistique/CCCL) di Jalan Darmokali Nomor 10, Surabaya.

RADAR SURABAYA - Gedung eks Pusat Kebudayaan Prancis (Centre Culturel et de Coopération Linguistique/CCCL) di Jalan Darmokali Nomor 10, Surabaya, menyimpan jejak sejarah panjang.


Advertisement

Bangunan bergaya Eropa itu menjadi saksi perubahan fungsi dan kepemilikan sejak awal abad ke-20 hingga kini.

Penggiat sejarah Surabaya Kuncarsono Prasetyo menuturkan, gedung megah tersebut dibangun pada tahun 1913. Arsiteknya adalah Fritz Joseph Pinedo Pinedo, dengan bantuan JJ van Dongen.

“Awalnya rumah tinggal. Penghuni pertamanya keluarga Tan Hie Sioe,” ujar Kuncarsono.

Advertisement

Dalam perkembangannya, bangunan itu kemudian berpindah tangan ke keluarga Belanda dan difungsikan sebagai Hotel Georgina.

Kuncarsono, yang juga mantan wartawan, mengaku pernah menemukan foto tempo doeloe yang memperlihatkan kondisi gedung saat masih menjadi hotel.

Pasca-kemerdekaan, kepemilikan gedung berada di tangan Trimaryono dan Pranowo.

Advertisement

“Keduanya sudah almarhum dan pernah menjabat orang penting di Jawa Timur,” kata Kuncarsono.

Sejak 1967, Pemerintah Prancis menyewa gedung tersebut sebagai pusat aktivitas budaya dan bahasa. CCCL kemudian pindah ke Jalan Ratna pada 2012.

Setahun setelahnya, bangunan di Darmokali 10 dijual dan beralih fungsi menjadi restoran dan bar hingga sekarang.

Direktur Sjarikat Poesaka Soerabaia Freddy H Istanto menambahkan, proses perlindungan bangunan ini sempat berpacu dengan waktu.

Saat pemindahan kepemilikan, pihaknya mendesak Pemerintah Kota Surabaya agar gedung tersebut segera ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya.

“Akhirnya berhasil, last minutes sebelum pindah ke pemilik baru. Bangunan di Jalan Darmokali 10 ini sudah masuk dalam daftar BCB Kota Surabaya,” ujar Freddy. (rek/opi)

Advertisement

Artikel Terkait

Mahkota Medical Centre Bangun Gedung Baru 10 Lantai, Perkuat Layanan Wisata Medis bagi Pasien Indonesia

Mahkota Medical Centre Bangun Gedung Baru 10 Lantai, Perkuat Layanan Wisata Medis bagi Pasien Indonesia

Malaysia masih menjadi salah satu tujuan utama masyarakat Indonesia untuk mendapatkan layanan kesehatan di luar negeri. Di antara berbagai kota tujuan, Melaka menjadi destinasi wisata medis favorit

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer