30 C
Surabaya
Thursday, December 8, 2022

Jalur Daendles Jadi Pintu Masuk ke Surabaya dari Wilayah Utara

SURABAYA – Kota Surabaya merupakan kota metropolis dan ibu kota Jawa Timur. Surabaya memiliki dua kota penyangga, yaitu Sidoarjo dan Gresik. Gresik menjadi batas bagian barat kota Surabaya dan sebagai pintu masuk Surabaya di wilayah barat.

Gresik sejak masa lampau, menjadi batas pintu masuk Surabaya karena jalur Daendles melalui Gresik sampai ke Surabaya.

Jalur Daendles merupakan jalan pertama yang menjadi akses darat dari Gresik ke Surabaya. Setelah selesai dengan mega proyek Anyer-Panarukan, pemerintah Belanda meneruskan pembangunan jalan hingga menuju ke Surabaya. Jalan ini melalui Jembatan Branjangan ke Osowilangun sampai menuju ke Jalan Kalianak.

“Jalur ini ada bersamaan dengan jalur Daendles dibangun. Ini menghubungkan Surabaya dengan Gresik,” kata Pegiat Sejarah Surabaya Nur Setiawan.

Perkembangan zaman membuat akses jalan juga bertambah. Perbatasan antara Surabaya dengan Gresik bertambah. Perbatasan ini antara lain Pakal dan Lakasantri. Karangpilang juga menjadi salah satu batas Surabaya dengan Gresik.

Nampaknya kian hari jalur pintu masuk dari wilayah Gresik tersebut semakin padat, tak pernah sepi dari mobilitas warga, baik yang masuk atau keluar Surabaya. Apalagi dengan kian berkembangnya bisnis dan industri, jalan tersebut menjadi bagian yang sangat penting. (gun/nur)

SURABAYA – Kota Surabaya merupakan kota metropolis dan ibu kota Jawa Timur. Surabaya memiliki dua kota penyangga, yaitu Sidoarjo dan Gresik. Gresik menjadi batas bagian barat kota Surabaya dan sebagai pintu masuk Surabaya di wilayah barat.

Gresik sejak masa lampau, menjadi batas pintu masuk Surabaya karena jalur Daendles melalui Gresik sampai ke Surabaya.

Jalur Daendles merupakan jalan pertama yang menjadi akses darat dari Gresik ke Surabaya. Setelah selesai dengan mega proyek Anyer-Panarukan, pemerintah Belanda meneruskan pembangunan jalan hingga menuju ke Surabaya. Jalan ini melalui Jembatan Branjangan ke Osowilangun sampai menuju ke Jalan Kalianak.

“Jalur ini ada bersamaan dengan jalur Daendles dibangun. Ini menghubungkan Surabaya dengan Gresik,” kata Pegiat Sejarah Surabaya Nur Setiawan.

Perkembangan zaman membuat akses jalan juga bertambah. Perbatasan antara Surabaya dengan Gresik bertambah. Perbatasan ini antara lain Pakal dan Lakasantri. Karangpilang juga menjadi salah satu batas Surabaya dengan Gresik.

Nampaknya kian hari jalur pintu masuk dari wilayah Gresik tersebut semakin padat, tak pernah sepi dari mobilitas warga, baik yang masuk atau keluar Surabaya. Apalagi dengan kian berkembangnya bisnis dan industri, jalan tersebut menjadi bagian yang sangat penting. (gun/nur)

Most Read

Berita Terbaru


/