alexametrics
28 C
Surabaya
Wednesday, August 10, 2022

Bioskop Pie Oen Kie dan Nanking Theater di Pabean Kini Jadi Kantor Bank

SURABAYA – Tempo doeloe ada beberapa bioskop di kawasan kota lama Surabaya. Sekarang tinggal kenangan. Salah satunya Pie Oen Kie di Jalan Kalimati Kulon, Pabean, Surabaya. Berbeda dengan gedung-gedung bioskop lain yang sudah tak ada lagi, eks Bioskop Pie Oen Kie masih punya jejak sampai sekarang.

Karcis tanda masuk Bioskop Nanking Surabaya tahun 1950-an. (IST)

Pie Oen Kie sangat terkenal pada masa kolonial Hindia Belanda. Sebab, letaknya sangat strategis di kawasan permukiman warga Tionghoa alias Chineesche Camp. Film-film yang akan ditayangkan biasanya diiklankan di surat kabar terkemuka di Surabaya tempo doeloe.

Setelah era Hindia Belanda, Bioskop Pie Oen Kie berganti nama menjadi Nanking Theater. Sesuai dengan namanya, film-film yang dipentaskan pun identik dengan film Mandarin.

“Makanya, Bioskop Nanking sering disebut Bioskop Tionghoa,” kata Beni Making, aktivis Jejak Petjinan Surabaya.

Dr Tjio Hock Tong, arek Surabaya yang tinggal di Amerika Serikat, mengaku pernah tinggal di gedung bioskop itu pada tahun 1950-an. Ini karena orang tuanya sempat mengelola bioskop di dekat Pasar Pabean itu.

“Di Bioskop Nanking itulah saya saat kecil,” katanya.

Kini gedung eks Nanking Theater atau
Pie Oen Kie itu masih berdiri kokoh di kawasan Surabaya Utara. Digunakan sebagai kantor cabang pembantu salah satu bank swasta nasional.

“Gedungnya relatif tidak berubah dengan era 1950-an,” kata Tjio. (rek)

SURABAYA – Tempo doeloe ada beberapa bioskop di kawasan kota lama Surabaya. Sekarang tinggal kenangan. Salah satunya Pie Oen Kie di Jalan Kalimati Kulon, Pabean, Surabaya. Berbeda dengan gedung-gedung bioskop lain yang sudah tak ada lagi, eks Bioskop Pie Oen Kie masih punya jejak sampai sekarang.

Karcis tanda masuk Bioskop Nanking Surabaya tahun 1950-an. (IST)

Pie Oen Kie sangat terkenal pada masa kolonial Hindia Belanda. Sebab, letaknya sangat strategis di kawasan permukiman warga Tionghoa alias Chineesche Camp. Film-film yang akan ditayangkan biasanya diiklankan di surat kabar terkemuka di Surabaya tempo doeloe.

Setelah era Hindia Belanda, Bioskop Pie Oen Kie berganti nama menjadi Nanking Theater. Sesuai dengan namanya, film-film yang dipentaskan pun identik dengan film Mandarin.

“Makanya, Bioskop Nanking sering disebut Bioskop Tionghoa,” kata Beni Making, aktivis Jejak Petjinan Surabaya.

Dr Tjio Hock Tong, arek Surabaya yang tinggal di Amerika Serikat, mengaku pernah tinggal di gedung bioskop itu pada tahun 1950-an. Ini karena orang tuanya sempat mengelola bioskop di dekat Pasar Pabean itu.

“Di Bioskop Nanking itulah saya saat kecil,” katanya.

Kini gedung eks Nanking Theater atau
Pie Oen Kie itu masih berdiri kokoh di kawasan Surabaya Utara. Digunakan sebagai kantor cabang pembantu salah satu bank swasta nasional.

“Gedungnya relatif tidak berubah dengan era 1950-an,” kata Tjio. (rek)

Most Read

Berita Terbaru


/