alexametrics
26 C
Surabaya
Monday, September 26, 2022

Kota Lama

PANJEBAR SEMANGAT: Alat Dr Soetomo Jangkau Rakyat Pedalaman & Kelabuhi Belanda

Mengingat sejarah panjang perjuangan kemerdekaan di Surabaya, pasti nama Dr Soetomo tak bisa diabaikan dan sosoknya selalu diingat. Bahkan di Surabaya, jejak perjuangannya masih bisa disaksikan dan diabadikan hingga saat ini.

Warung Turi d/h Pasar Turi dari Era Keraton Surabaya

Siapa yang tidak tahu dengan keberadaan Pasar Turi Surabaya sebagai pusat perdagangan ternama, bahkan dikenal hingga keluar pulau. Dulu Pasar Turi atau Warung Turi diduga sudah ada sejak abad 17 di era Keraton Surabaya.

Karayuki-san, Jejak Prostitusi di Balik Penamaan Kembang Jepun

Pada era pemerintah kolonial Belanda nama jalan di Timur Jembatan Merah adalah Handelstraat. Artinya jalan perdagangan. Sebagai pusat perdagangan Handelstraat membentang mulai Jalan Rajawali (Hereenstraat) hingga Jalan Kembang Jepun sekarang.

Jalan Coklat Pernah Jadi Pusat Literasi Melayu Tionghoa di Surabaya

Jalan Coklat atau dulu disebut Tepekongstraat, Surabaya, punya sejarah yang menarik. Selain berdiri TITD Hok An Kiong atau Kelenteng Sukhaloka, yang dianggap kelenteng tertua di Surabaya, di Tepekongstraat itu pernah jadi pusat literasi Melayu Tionghoa.

Dinoyo, Jalan Antarkota Tertua di Surabaya yang Jadi Barak Kavaleri

JALAN Dinoyo adalah jalan antarkota tertua di Surabaya. Inisiator perkumpulan Begandring Soerabaia, Kuncarsono Prasetyo mengatakan, sejak tahun 1809-1811, Gubernur Hindia Belanda Willem Herman Daendels membangun jalur pos yang menghubungkan Anyer-Panarukan.

Akali Sadapan Tentara Jepang, Baca Teks Proklamasi Pakai Bahasa Madura

TEKS proklamasi selalu dibacakan setiap peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus. Pembacaan naskah proklamasi ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia pukul 10.00 pada cara upacara peringatan detik-detik proklamasi.

Kampung Doro di Jalan Gula Pernah Jadi Markas Komedie Stamboel

Suikerstraat alias Jalan Gula, Surabaya, tempo doeloe selain menjadi pusat penerbitan buku-buku roman Melayu Tionghoa, juga ada markas Komedie Stamboel. Cikal bakal teater modern Indonesia itu pernah sangat terkenal di masa penjajahan Belanda.

most read

/