Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tabrak Air Mancur Pemuda, Mobil Berpenumpang 6 Orang Terbang 20 Meter

Administrator • Rabu, 24 Oktober 2018 | 19:03 WIB
Mengantuk, Mobil Berisi WNA Tabrak Air Mancur Pemuda
Mengantuk, Mobil Berisi WNA Tabrak Air Mancur Pemuda

SURABAYA - Kecelakaan hebat terjadi pada Rabu dinihari (24/10). Sebuah mobil Toyota Corolla mengalami rusak parah setelah menabrak pembatas bundaran air mancur di perempatan Jalan Gubernur Suryo-Jalan Pemuda depan Balai Pemuda.


Benturan hebat membuat mobil tak terkendali hingga bodi mobil menancap di tembok yang berlokasi di paling ujung barat Jalan Pemuda. Jarak titik kecelakaan hingga mobil tersebut terlempar dan berhenti sekitar 20 meter. 



Berdasarakan informasi yang dihimpun. Kecelakaan hebat tersebut terjadi sekitar pukul 1.30.


Saat itu, mobil bernopol B 91 IN yang dikemudikan Kanda Pratama melaju kencang dari arah barat Jalan Gubernur Suryo. Namun ketika hendak berbelok ke Jalan Yos Sudarso, pemuda asal Jalan Sedati Agung 2, Sidoarjo tersebut tak bisa mengendalikan laju mobil.



“Kemudian mobilnya menabrak pembatas air mancur dan meluncur tak terkendali. Mobil baru berhenti setelah menabrak tembok di Jalan Pemuda,” ungkap Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, AKP Antara, Rabu (24/10).



Akibat benturan tersebut mobil mengalami rusak parah, bodi bagian depan ringsek dan dua roda terlepas.


Tak hanya mobil, penumpang yang ada di dalamnya juga mengalami luka yang cukup serius. Sebab selain Kanda, di dalam mobil tersebut juga terdapat lima penumpang lain. 



Kelimanya adalah, Orinda Firman, 23, warga Jalan Bakti VII, Gaga Larangan Tangerang, M Fauzi, 25, warga Jalan Diamond Park Residen Blok A 1/28 Surabaya.


Kemudian, Jonal Fi Kaunang, 42, warga Jalan Cassablanca VII Jakarta dan Ardanas Dwi Wardana, 25, Jalan Merpati nomor 03, Sidoarjo. Sedangkan penumpang yang terakhir adalah Puti Jana, 23, warga negara asing asal Maroko. 



“Sebagian penumpang mengalami luka cukup serius lantaran kepala robek, sedangkan yang lain hanya luka lecet,” terangnya. 



Keenam korban kecelakaan tersebut sudah dirawat di RSUD Dr Sutomo. Sedangkan mobil warna putih tersebut sudah dievakusi dengan mobil derek dan diamankan di kantor laka lantas, Surabaya. Polisi hingga saat ini masih mendalami penyebab kecelakaan ini. 



“Dugaan sementara kecelakaan terjadi karena pengemudi melaju dengan kecepatan tinggi dan mengantuk,” terang Antara. 



Menurut Antara, dari hasil pemeriksaan sementara di lokasi pihaknya tak menemukan sesuatu yang janggal atau mendapati pengemudi atau penumpang dalam kondisi mabuk. Pengemudi mobil juga memiliki SIM mengemudi. 



“Mereka mengaku usai menghadiri sebuah acara di salah satu tempat, lalu mereka menuju ke hotel yang ada di salah satu kawasan Surabaya,” pungkasnya. (yua/jay)

Editor : Administrator
#laka tunggal #kecelakaan surabaya