RADAR SURABAYA – Antusiasme masyarakat terhadap program Mudik Gratis Bareng Radar Surabaya tahun ini terlihat begitu tinggi.
Tingginya minat tersebut menjadi bukti bahwa program ini bukan sekadar fasilitas, tetapi telah menjadi kebutuhan nyata bagi para perantau.
Sejak pendaftaran diumumkan, respons masyarakat terus mengalir. Banyak calon peserta berharap dapat memperoleh kesempatan pulang kampung tanpa terbebani biaya transportasi yang kian meningkat menjelang Lebaran.
Salah satu peserta, Rudi Hartono (38), pekerja sektor informal di Surabaya, mengaku langsung mendaftar begitu mengetahui adanya program mudik gratis.
“Saya langsung daftar sekeluarga begitu tahu infonya. Soalnya kalau beli tiket sendiri cukup berat. Program seperti ini sangat membantu,” ujarnya.
Rudi menambahkan, kesempatan mudik gratis ini sangat berarti baginya karena menantikan momen berkumpul bersama keluarga di kampung halaman di Ponorogo.
“Yang penting bisa pulang dan kumpul dengan keluarga. Itu yang paling ditunggu setiap tahun,” katanya.
Hal serupa disampaikan oleh peserta lainnya, Nur Aisyah (29), karyawan swasta asal Tulungagung. Ia mengaku sempat khawatir tidak kebagian kuota karena tingginya peminat.
“Begitu pendaftara di buka, saya langsung daftar. Alhamdulillah masih dapat kesempatan,” ungkapnya.
Menurut Lainin Nadziroh, Panitia Mudik Gratis Radar Surabaya, tingginya animo masyarakat menunjukkan bahwa program ini memiliki dampak sosial yang nyata.
“Antusiasme masyarakat luar biasa, ini menunjukkan bahwa mudik gratis memang sangat dibutuhkan," katanya.
Program Mudik Gratis Radar Surabaya tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga menghadirkan harapan bagi masyarakat untuk tetap bisa menjaga tradisi pulang kampung dan bersilaturahmi bersama keluarga.
"Antusiasme seperti ini menjadi cerminan nyata bahwa program Mudik Gratis Radar Surabaya sangat dinanti, dibutuhkan, dan membawa manfaat langsung bagi masyarakat," pungkas Lainin. (ind/vga)
Editor : Vega Dwi Arista