Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Mahasiswa Sidoarjo Membuat Laporan Palsu Ngaku Dibegal di MERR Surabaya, Ternyata Motor Dijual untuk Minum Alkohol di Klub Malam

M. Mahrus • Kamis, 12 Februari 2026 | 11:20 WIB
Tersangka Krisna ditahan karena membuat laporan palsu. (IST)
Tersangka Krisna ditahan karena membuat laporan palsu. (IST)


RADAR SURABAYA - Satreskrim Polrestabes Surabaya dan Polsek Mulyorejo mengamankan Krisna pemuda asal Sidoarjo yang mengaku dan membuat laporan palsu menjadi korban begal di Jalan Ir Soekarno MERR, Mulyorejo Surabaya.

Mahasiswa asal Sidoarjo itu melaporkan ke Polsek Mulyorejo menjadi korban begal pada Senin malam (9/2). Saat itu pelaku mengaku dibegal kawanan pelaku berjumlah enam orang dan membawa sajam.


Setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian ternyata Krisna membuat laporan palsu dibegal. Pada hal, motornya dijual sendiri dan uangnya dipakai minum di klub malam.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto saat dikonfirmasi membenarkan pelaku yang membuat laporan palsu dibegal telah diamankan Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya pada Rabu malam (11/2). Pelaku diamankan di kawasan Kecamatan Sawahan, Surabaya.

"Iya benar, tadi malam kita amankan," ujarnya kepada Radar Surabaya, Kamis (12/2).

Edy menambahkan, yang bersangkutan saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya. "Pasal yang disangkakan 361 KUHP," sebutnya.

Sementara itu, pada konten video yang diunggah akun instagram @lutfhie.daily pelaku Krisna sempat diinterogasi langsung oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan di Mapolrestabes Surabaya. Saat diinterogasi pelaku mengaku nekat membuat laporan palsu karena takut dimarahi orang tua karena telah menjual motor.

"Saya membuat cerita dibegal kemarin tidak benar adanya. Saya mengarang cerita sedemikian rupa karena saya takut dimarahin keluarga saya karena telah menjual motor," ucapnya.

Krisna mengaku uang hasil penjualan motor dipakai untuk minum alkohol di klub malam dan kencan. 

"Saya minta maaf telah berbohong kepada masyarakat dan kepada kepolisian karena telah membuat laporan palsu," terangnya. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#laporan palsu baim #modus begal curanmor surabaya #begal MERR #curanmor surabaya #mahasiswa laporan palsu #begal Surabaya