Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Prakiraan Cuaca Surabaya, Jumat 2 Januari 2026: Pagi Berawan dengan Hujan Lokal, Waspada Hujan Petir Sore hingga Malam

Lambertus Hurek • Jumat, 2 Januari 2026 | 05:10 WIB
Ilustrasi hujan ringan di kawasan pantai. (AI)
Ilustrasi hujan ringan di kawasan pantai. (AI)


RADAR SURABAYA – Cuaca di Kota Surabaya pada Jumat (2/1/2026) diprakirakan didominasi kondisi berawan sepanjang hari, dengan potensi hujan lokal sejak pagi hingga malam hari. Warga diimbau tetap waspada, terutama pada sore hingga malam karena berpeluang terjadi hujan disertai petir.

Pada pagi hari, mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, Surabaya diprakirakan mengalami hujan ringan bersifat sesaat atau passing showers dengan kondisi langit berawan. Suhu udara berada di kisaran 25 hingga 28 derajat Celsius, dengan kelembapan relatif tinggi antara 71 hingga 82 persen. Angin bertiup lemah hingga sedang dari arah utara dengan kecepatan 4–6 km/jam.

Memasuki siang hari, pukul 10.00 hingga 14.00 WIB, cuaca cenderung berawan tanpa hujan. Suhu udara meningkat dan diperkirakan mencapai puncaknya sekitar 35 derajat Celsius. Kelembapan udara berada pada kisaran 64 hingga 68 persen, sementara angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan hingga 10 km/jam.

Pada sore hari, sekitar pukul 15.00 WIB, potensi hujan ringan kembali muncul. Kondisi ini berlanjut hingga malam hari. Bahkan, pada pukul 16.00 hingga 19.00 WIB, terdapat peluang hujan disertai petir dengan intensitas ringan hingga sedang. Suhu udara secara bertahap menurun dari 30 derajat Celsius menjadi sekitar 26 derajat Celsius pada malam hari, dengan kelembapan meningkat hingga 80 persen.

Pada malam hingga menjelang tengah malam, hujan ringan hingga hujan sedang masih berpotensi terjadi. Akumulasi curah hujan diperkirakan meningkat, terutama pada pukul 20.00 hingga 23.00 WIB. Kondisi ini perlu diwaspadai oleh masyarakat yang beraktivitas di luar rumah.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mengingatkan seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pada awal 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, mengatakan bahwa berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, curah hujan di Jawa Timur diperkirakan mengalami peningkatan signifikan pada Januari 2026.

Gatot menjelaskan, intensitas hujan pada Desember 2025 tercatat sekitar 20 persen. Namun pada Januari 2026, angkanya diproyeksikan meningkat hingga 58 persen atau hampir tiga kali lipat. Sementara itu, pada Februari 2026 diperkirakan menurun menjadi sekitar 22 persen, meski masih lebih tinggi dibandingkan Desember 2025.

“Peningkatan curah hujan ini tentu berpotensi menimbulkan banjir dan longsor. Karena itu, kami sudah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan seluruh BPBD kabupaten/kota di Jawa Timur,” ujar Gatot, Kamis (1/1).

Ia mengimbau jajaran BPBD daerah segera melakukan langkah-langkah antisipatif, mulai dari menyampaikan informasi potensi cuaca ekstrem kepada masyarakat, menyiapkan sarana dan prasarana kebencanaan, hingga mengevaluasi kondisi wilayah masing-masing guna meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#Kota Surabaya #Prakiraan Cuaca #BMKG #bpbd #hujan lokal #hujan disertai petir