RADAR SURABAYA – Universitas Airlangga (Unair) memperkuat jejaring globalnya melalui kunjungan ke dua universitas terkemuka di Pakistan, International Islamic University Islamabad (IIUI) dan National University of Sciences and Technology (NUST).
Delegasi Unair yang dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Pengabdian Masyarakat (RICD), Prof. Dr. Muhammad Miftahussurur, melakukan serangkaian pertemuan untuk memperkuat riset internasional, pertukaran akademik, publikasi ilmiah, serta hilirisasi dan komersialisasi inovasi.
Delegasi Unair diterima oleh Director of Research NUST dan melanjutkan kunjungan ke dua unit unggulan NUST, yaitu National Science and Technology Park (NSTP) dan School of Interdisciplinary Engineering & Sciences (SINES).
NUST dikenal dengan ekosistem hilirisasi yang progresif, dengan ratusan inovasi yang telah diubah menjadi produk komersial dan startup.
"Riset Unair harus memberikan dampak nyata, tidak hanya akademik tetapi juga ekonomi. NUST menunjukkan bagaimana universitas dapat berperan sebagai pusat inovasi yang menghasilkan teknologi dan produk komersial,” ujarnya.
NUST sendiri menyatakan ketertarikan untuk mengembangkan kolaborasi dalam bidang hilirisasi inovasi, pengembangan science dan technology park, serta pertukaran peneliti di bidang transdisipliner.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Miftah juga menyampaikan kuliah tamu tentang Gastric Dysbiosis dan H. Pylori kepada mahasiswa dan dosen di NUST.
Sementara itu, Prof. Dr. Ni Nyoman Tri Puspaningsih memaparkan kuliah berjudul Introduction to Bioinformatics and Machine Learning: Role and Challenges.
Kunjungan ini diakhiri dengan kesepakatan Unair, IIUI, dan NUST untuk menyusun rencana aksi kolaborasi yang lebih sistematis.
Prioritas tindak lanjut meliputi penguatan hubungan kelembagaan, pertukaran akademik dan riset, publikasi internasional, percepatan hilirisasi inovasi, serta penguatan dampak riset dan inovasi bersama.
Editor : Nofilawati Anisa