Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kebut Pembangunan Bozem Multifungsi di Surabaya, Kendalikan Banjir dan Hadirkan Ruang Publik

Dimas Mahendra • Minggu, 28 September 2025 | 21:17 WIB

 

Pembangunan bozem untuk mengendalikan banjir di Surabaya. (IST)
Pembangunan bozem untuk mengendalikan banjir di Surabaya. (IST)

RADAR SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kini menghadirkan terobosan dalam pembangunan infrastruktur pengendali banjir. Tidak hanya berfungsi sebagai penampung air, bozem-bozem baru yang sedang dibangun juga disiapkan menjadi ruang publik bagi warga.

 Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut pada tahun 2025 ini pihaknya menuntaskan pembangunan empat bozem baru di titik strategis, yakni Taman Kendangsari, Kebonsari Baru Selatan, Ketintang Permai, dan Tengger Kandangan.

 “Kita terus berupaya meminimalisir banjir. Tahun ini total kita bangun 4 bozem baru,” kata Wali Kota Eri.

 Baca Juga: Istri Arya Daru Pangayunan Minta Presiden Prabowo Usut Tuntas Kasus Kematian Suaminya

Eri menegaskan, bozem tidak hanya menjadi infrastruktur teknis, melainkan juga sarana rekreasi dan olahraga warga. “Tak cuma untuk mengatasi banjir, sebagian bozem juga kita desain sebagai spot olahraga maupun wisata. Ada jogging track hingga taman. Insyaallah bisa bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

 Selain membangun bozem baru, Pemkot Surabaya juga melakukan pelebaran sejumlah bozem lama agar kapasitasnya semakin besar. “Seperti di bozem Putat. Bozem-bozem ini juga kita perkuat dengan penambahan dan pemeliharaan rumah-rumah pompa, agar lebih maksimal mengalirkan air,” tambahnya.

 Kepala Rayon Surabaya Selatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Bagus Putra Ardianto, menegaskan bahwa proyek ini dikerjakan sejak pertengahan Juli 2025 dan ditargetkan selesai pada Oktober 2025.

 Baca Juga: Dugaan Penganiayaan Murid oleh Kepala SD di Jember, Ini Faktanya

“Pembangunan bozem ini tujuannya untuk penanganan genangan. Kemudian kita lengkapi dengan bangunan rumah pompa, tujuannya sama, nanti bisa teralihkan, tidak hanya tertitik pada satu saluran,” jelas Bagus.

 Ia menyebut pembangunan bozem diawali dengan penataan kawasan sekitar, termasuk penertiban lahan. “Mulai bulan Juli sekitar tanggal 14, mulai ada penataan kawasan sekitar. Kita mulai penertiban, kemudian kita start pembangunan,” ujarnya.

 Bagus memastikan bozem yang tengah dibangun akan memberi manfaat ganda bagi warga. “Nanti ke depannya, kira-kira bulan Oktober, harapannya bozem ini sudah bisa berfungsi. Cuma memang nanti akan dilengkapi dengan spot-spot yang lain. Jadi warga setempat itu bisa memanfaatkan sekelilingnya bozem, selain pemandangannya juga oke, nanti kita akan buat track,” pungkasnya. (dim)

Editor : Lambertus Hurek
#Bozem di Surabaya #pengendali banjir #wali kota surabaya #Eri Cahyadi