Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kanwil Kemenag Bali Koordinasi Kepulangan Jemaah Haji Pasca KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam, Beberapa Masih di Surabaya Menunggu Pesawat

Rahmat Sudrajat • Jumat, 4 Juli 2025 | 18:39 WIB
SELAMAT: Jemaah haji asal Provinsi Bali yang tergabung dalam kloter 71 dan 72 saat tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya dengan selamat. Mereka langsung pulang ke daera
SELAMAT: Jemaah haji asal Provinsi Bali yang tergabung dalam kloter 71 dan 72 saat tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya dengan selamat. Mereka langsung pulang ke daera

RADAR SURABAYA - Pasca tenggelamnya kapal motor penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di selat Bali, ratusan kepulangan jemaah haji asal Provinsi Bali tidak ada kendala.

Meski beberapa jemaah memilih menggunakan transportasi lainnya seperti pesawat untuk kembali ke Bali.

Kabid Penyelenggaran Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bali, Mahmudi mengatakan bahwa pihaknya sudah memastikan penyebarangan di Selat Bali aman dan tidak ada penutupan pasca tenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya, Jumat (4/7) dini hari.

Mahmudi juga sudah berkomunikasi dengan pihak otoritas pelabuhan untuk bisa memfasilitasi kepulangan jemaah haji menggunakan kapal feri sebanyak tiga armada.

"Barusan saja, untung juga tadi diingatkan saya komunikasi dengan pihak ASDP supaya jemaah haji mendapatkan kapal yang agak besar dan laik untuk menyebrang dengan selamat," ujarnya, Kamis (3/7) malam.

Ia menambahkan dari komunikasi dengan pihak otoritas pelabuhan nantinya setiap bus jemaah juga ada contact person yang bisa dihubungi apabila terjadi insiden saat di dalam kapal.

Hal ini untuk memudahkan komunikasi dengan pihak pelabuhan.

"Ya sudah diinformasikan nanti setiap bus juga diberikan nomer telepon agar memudahkan komunikasi jika ada apa-apa," imbuhnya.

Mahmudi juga mengaku saat penyebarangan dari Bali ke Banyuwangi memang ada kenaikan tinggi gelombang.

Bahkan ketika insiden kapal tenggelam ia juga bersamaan melakukan penyebarangan untuk penjemputan jemaah haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

"Kemarin kebetulan waktu ke Surabaya kami sudah merasakan ketika menyebrang, tapi memang gelombang agak begitu tinggi. Insyaallah dengan kapal mengangkut jemaah bisa jalan dan selamat," ujar Mahmudi.

Namun Mahmudi menyebut sebanyak 30 orang masih berada di asrama haji dan akan pulang Jumat menggunakan pesawat.

Total jemaah haji asal Bali yang tiba Kamis malam di Debarkasi Surabaya kloter 71 sebanyak 372 orang. Sedangkan di kloter 72 sebanyak 298 odang.

Mayoritas mereka langsung pulang ke daerah masing-masing di Provinsi Bali dengan menggunakan 20 bus yang telah disediakan.

Mahmudi juga mengaku ada sekitar 30 jemaah yang ingin transit terlebih dahulu di asrama haji.

"Jemaah haji ada yang stay di asrama haji sebelum Jumat hari ini pulang menggunakan pesawat. Ada sekitar 30 jemaah dari beberapa kabupaten yang bermalam di Surabaya dulu. Mungkin karena mereka capek atau juga ada yang mau bertemu dengan keluarganya dulu di Surabaya," ungkapnya.

Total awal jemaah haji asal Bali yang berangkat di kloter 71 ke tanah suci sebanyak 376 namun saat kepulangan berkurang empat orang menjadi 372.

Mahmudi mengatakan, empat orang ini dikarenakan dua orang meninggal dunia dan dua masih mendapatkan perawatan di Makkah.

"376 awalnya (kloter 71, Red) karena ada dua meninggal dan dua sakit di RS makkah yang tiba di Surabaya 372 jemaah," pungkasnya. (rmt/nur)

 

Editor : Nurista Purnamasari
#kapal tenggelam #KMP Tunu Pratama Jaya #surabaya #bali #kemenag #jemaah haji #debarkasi surabaya #selat bali