RADAR SURABAYA - Datang ke musala bukan ibadah salat magrib. AF, 17, diam-diam nekat mencuri uang di dalam tas milik Afan, 25, marbot musala Baitul Yaqin Jalan Legundi, Genteng Surabaya, Kamis malam (24/4).
Aksi pelaku saat itu dicurigai warga karena terekam kamera CCTV. Pria asal Bangkalan, Madura, tersebut ditangkap dan sempat dihajar massa di lokasi musala Jalan Legundi, Surabaya, ini.
Informasi yang dihimpun, pelaku datang ke musala Baitul Yaqin Jalan Legundi sekitar pukul 18.00. Dia datang layaknya jamaah lain hendak menunaikan salat magrib berjamaah. Anehnya, saat itu pelaku memilih shaf paling belakang.
Usut punya usut, ternyata pelaku mengincar sebuah tas milik korban yang ditaruh di belakang tempat wudhu. Sementara korban ikut jamaah salat magrib. Saat situasi sepi dan jamaah mulai salat, pelaku keluar.
Dia berjalan menuju ke tas korban dan membuka resleting tas. Pelaku mencuri uang yang ada di tas korban. Usai mencuri, tersangka menyembunyikan uang tersebut di samping musala.
Warga yang mencurigai gerak-gerik pelaku dari rekaman CCTV lalu menginterogasi pelaku setelah salat. Pelaku sempat berkilah dan mengaku tidak mencuri. Namun setelah ditunjukkan rekaman CCTV saat membuka tas korban, pelaku tidak dapat membantah.
Dia juga menunjukkan barang bukti uang yang dicuri Rp 84 ribu ditaruh di samping musala. Massa yang geram sempat menghajar pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya membenarkan terkait adanya kejadian tersebut pencurian uang di musala Jalan Legundi, Surabaya, tersebut. Pelaku AF sudah diamankan di Mapolsek Genteng untuk menjalani pemeriksaan."Saat ini masih proses penyelidikan," katanya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto