RADAR SURABAYA - Memasuki bulan suci Ramadan, permintaan kurma di Jawa Timur melonjak drastis.
Salah satu pusat penjualan kurma yang ramai dikunjungi yakni Lawang Agung di Jalan Ampel, Surabaya.
Terlihat banyak orang yang memilih berbagai jenis kurma dari Timur Tengah.
Bahkan, mereka tidak hanya dari Surabaya tapi dari luar kota juga ada yang rela jauh-jauh datang membeli untuk stok selama Ramadan.
Seperti halnya Alviani yang jauh-jauh dari Lamongan untuk membeli kurma Mesir tiga dus dengan berat 10 kilogram.
"Ya, ini untuk takjil di masjid di kampung saya di Lamongan," ujar Alviani, Minggu (2/3).
Dia mengaku membeli kurma di awal-awal Ramadan karena harganya yang lebih terjangkau.
Bahkan dia pun mendapatkan harga satu dos Rp 200 ribu, harga yang menurutnya murah sehingga langsung beli cukup banyak.
"Ya, ini beli lebih awal karena terjangkau (harganya, Red). Satu dus yang beratnya 10 kilogram untuk yang kurma dari Mesir ini Rp 200 ribu. Jadi saya langsung beli banyak," ungkapnya.
Alviani mengaku setiap tahun rutin membeli kurma di Lawang Agung, Ampel Surabaya.
Dengan meningkatnya pembeli kurma saat Ramadan, penjual pun ketiban rezeki di bulan Ramadan ini.
Sales dan Marketing Lawang Agung, Zuhair Salim mengaku, permintaan kurma tahun ini mengalami peningkatan yang mencapai 35 persen.
Jenis kurma yang banyak diminati seperti kurma jenis premium ajwa, mejol, sukari, hingga halas.
Kurma Tunisia dan Iran juga banyak diburu untuk yang jenis medium.
“Jenis kurma yang paling diburu di antaranya adalah kurma ajwa, mejol, sukari, hingga kurma mesir atau multazam dan emirate. Berbagai varian kurma ini menjadi favorit untuk dikonsumsi saat berbuka atau ketika sahur maupun diberikan sebagai sedekah," kata Zuhair.
Puncak penjualan kurma diprediksi akan terjadi pada hari ke-10 Ramadan.
Setelah itu, masyarakat akan beralih perhatian pada segmentasi persiapan Lebaran.
"Ramainya masyarakat seminggu sebelum ramadan sampai 10 hari ke depan biasanya," tuturnya.
Berbagai jenis kurma dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 1 juta per kilogram, tersedia di Lawang Agung. Harga tersebut bergantung pada jenis dan kualitas kurma.
"Kami juga menyediakan kurma curah dengan kualitas yang terjamin. Meskipun permintaan tinggi, ketersediaan stok kurma aman hingga akhir ramadan," ujarnya.
Banyaknya masyarakat yang mengkonsumsi karena menurutnya sudah menjadi habit (kebiasaan).
Bahkan, setiap Ramadan pembelian mengalami peningkatan karena semakin sadarnya masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi kurma.
"Kalau melihat tren setiap tahun ada peningkatan dari lima outlet kami. Karena seiring dengan kebiasaan mengkonsumsi kurma. Apalagi saat ramadan ini. Dan juga keberkahan dalam kurma saat dikonsumsi," pungkasnya. (sam/nur)
Editor : Nurista Purnamasari