Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kuli Bangunan Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah Warga Simo Katrungan Surabaya, Ini Penyebabnya!

M. Mahrus • Jumat, 3 Januari 2025 | 20:56 WIB
PERIKSA: Petugas memeriksa jenazah korban sebelum dievakuasi ke RSUD dr Soetomo Surabaya.
PERIKSA: Petugas memeriksa jenazah korban sebelum dievakuasi ke RSUD dr Soetomo Surabaya.

RADAR SURABAYA - Seorang kuli bangunan ditemukan meninggal dunia di rumah lantai dua di Jalan Simo Katrungan Kidul VI, Kelurahan Banyuurip, Sawahan, Surabaya, Jumat (3/1) sekitar pukul 09.30. 

Korban adalah Purwanto, 42, warga Padangan, Bojonegoro. Korban diduga meninggal dunia karena sakit epilepsi.

Salah pekerja yang ada di lokasi Anang, 21, mengatakan korban pertama kali ditemukan salah satu teman kerjanya dalam kondisi sudah tergeletak di lantai dua rumah.

Korban ditemukan oleh rekan kerjanya yang curiga karena korban tidak kembali ke bawah. Setelah dicek, ternyata korban sudah tidak bernyawa. 

"Tadi teman ada yang teriak koncoku kesetrum wis gak onok (temanku tersengat listrik sudah meninggal dunia)," ungkapnya, Jumat (3/1). 

Kejadian tersebut lalu dilaporkan teman korban ke atasan atau mandorya. Selanjutnya, kejadian ini dilaporkan ke pemilik rumah dan pihak terkait serta polisi.

EVAKUASI: Petugas mengangkat jenazah korban untuk dibawa ke ambulans menuju RSUD dr Soetomo.
EVAKUASI: Petugas mengangkat jenazah korban untuk dibawa ke ambulans menuju RSUD dr Soetomo.

Kapolsek Sawahan Kompol Domingos De F Ximenes menjelaskan dari hasil pemeriksaan Tim Inafis Polrestabes Surabaya pada tubuh korban tidak ada indikasi korban tersengat aliran listrik.

"Korban meninggal dunia karena ada penyakit tertentu diderita dugaan awal epilepsi. Tadi kita cek ada air liur, tangan mengepal seolah merasakan kesakitan air mani keluar, air kencing keluar. Dugaan awal korban meninggal dunia karena sakit. Bukan karena (tersengat) listrik atau jatuh," ucapnya, Jumat (3/1).

Dom mengatakan, korban bekerja sebagai pembantu tukang atau kuli baru sehari. Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban baru saja mengangkat atau membawa campuran semen dan pasir dari lantai satu ke lantai dua.

Setelah ditunggu temannya, korban tak kunjung ke bawah. Ternyata setelah dicek korban sudah meninggal dunia.

Usai dilakukan identifikasi dan pemeriksaan, mayat korban dievakuasi petugas menggunakan ambulans menuju ke RSUD dr Soeotomo untuk dilakukan visum.

Selain itu, pihak kepolisian juga menghubungi keluarga korban untuk dimintai keterangan terkait riwayat sakit korban dan pemulangan jenazah.

"Yang kita mintai keterangan dua orang. Keterangan awal orang yang ngajak korban kerja di sini dan kedua pemilik rumah," tandasnya. (rus)

Editor : Jay Wijayanto
#polsek sawahan #kesetrum listrik #kuli bangunan #epilepsi