RADAR SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan perbaikan Jalan Kedung Baruk tuntas pada pertengahan bulan Oktober 2024. Ruas jalan di kawasan MERR itu sedang dibetonisasi.
Pengamatan di lapangan, sebagian jalan dari arah MERR ke barat sedang dilakukan pengerjaan. Akan ada ruas jalan baru di sana. Pembangunan jalan sepanjang 1,5 km tersebut dibagi lima segmen pekerjaan.
Ruas jalan yang mengarah ke timur menuju Jalan Kedung Baruk dari arah Kali Rungkut, akan dilakukan peninggian menggunakan aspal. Sedangkan di jalur sebelahnya dilakukan rigid (betonisasi).
Rencananya, pembangunan jalan flexible pavement kolektor di Jalan Raya Kedung Baruk - Jalan Raya Kalirungkut diutamakan pekerjaan betonisasi terlebih dahulu.
Kepala Bidang Jembatan dan Jalan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya Adi Gunita mengungkapkan, pemkot harus melakukan penutupan jalan. Ruas jalan yang diaspal ulang saat ini sudah selesai.
"Sebenarnya Kedung Baruk ini kita hanya tinggal pembetonan saja. Kita belum selesai yang pembetonan saja dari arah timur Kedung Baruk," kata Adi.
Dia menambahkan, penutupan jalan bisa dilakukan menunggu jalan milik Nirwana jadi terlebih dahulu. Ketika ruas jalan tersebut sudah jadi, baru pemkot bisa menerapkan skema penutupan jalan untuk mengeksekusi pembetonan jalan di sana.
Proyek senilai Rp 13 miliar ini sedari awal pengerjaannya memang terbagi menjadi lima segmen. Salah satunya adalah pengerjaan segmen pertigaan traffic light Jalan Raya Kalirungkut ke arah Jalan Raya Kedung Baruk dengan total panjang sekira 349 meter.
Kelanjutkan pengerjaan jalan berikurnya sepanjang 410 meter, yakni mulai traffic light dari arah MERR hingga ke Jalan Raya Kedung Baruk sisi timur.
Lalu pada segmen berikutnya sepanjang 350 meter, yakni di depan Jalan Raya Kalirungkut, tepatnya di depan pertokoan Rungkut Megah Raya. "Target kami nanti tuntasnya bebarengan dengan Jalan Dupak ya. Sekitar pertengahan bulan Oktober," pungkasnya. (dim)
Editor : Lambertus Hurek