Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Suroboyo Bus Makin Diminati, sejak Diluncurkan di 2018, Pemkot Surabaya Catat Kenaikan Penumpang hingga Tiga Kali Lipat Lebih

Dimas Mahendra • Kamis, 20 Juni 2024 | 01:39 WIB

 

MAKIN DIMINATI: Suroboyo Bus terlihat menunrunkan serta menaikkan penumpang di Halte Jalan Embong Malang Surabaya beberapa waktu lalu. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
MAKIN DIMINATI: Suroboyo Bus terlihat menunrunkan serta menaikkan penumpang di Halte Jalan Embong Malang Surabaya beberapa waktu lalu. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Salah satu transportasi publik yang diminati warga Kota Surabaya dan sekitarnya adalah Suroboyo Bus.

Bus berbodi merah itu dari hari ke hari terus bertambah jumlah penumpangnya.

Apalagi di jam-jam tertentu, seperti saat berangkat atau pulang kerja, Suroboyo Bus selalu full penumpang.

Beragam alasan kenapa warga Kota Pahlawan dan sekitarnya memilih menggunakan Suroboyo Bus seabagai alat transportasi mereka.

Salah satunya adalah tarif yang murah. Setiap penumpang dikenakan biaya Rp 5.000.

Khusus pelajar dan mahasiswa dapat potongan 50 persen sehingga hanya bayar Rp 2.500.

Sementara untuk penumpang kategori lansia atau usia di atas 60 tahun, cukup menunjukkan KTP alias gratis.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mencatat kenaikan penumpang Suroboyo Bus di tahun 2023.

Selama enam tahun beroperasi, Suroboyo Bus terus mengalami peningkatan penumpang dari tahun ke tahun.

Sekretaris Dishub Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo mengatakan, data akumulasi penumpang Suroboyo Bus terus meningkat di tiga tahun terakhir.

"Jumlah penumpang Suroboyo Bus dari awal beroperasi hingga saat ini terus mengalami peningkatan," kata Trio Wahyu Bowo di kantornya, Rabu (19/6).

Kenaikan itu berasal dari data jumlah penumpang tahun 2018 mencapai 513.142 orang dan tahun 2023 sebanyak 1.729.758 orang.

Menurut dia, peningkatan jumlah penumpang Suroboyo Bus tak terlepas dari beberapa inovasi yang sudah berjalan.

Salah satunya adalah pembayaran menggunakan non-tunai QRIS.

Pembayaran menggunakan QRIS ini memberikan kemudahan bagi penumpang, karena tidak perlu repot membawa uang tunai.

"Semua pembayaran layanan Suroboyo Bus sudah menggunakan cashless atau non tunai. Tentunya kemudahan pembayaran melalui QRIS," papar Trio.

Untuk meningkatkan layanan Suroboyo Bus, pihaknya memastikan akan terus melakukan evaluasi perbaikan.

Misalnya terkait dengan keluhan penumpang soal waktu tunggu bus atau headway.

"Kami terus melakukan evaluasi agar layanan headway sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang ditentukan, yakni 15 menit. Saat ini, waktu tempuh layanan Suroboyo Bus sekitar dua jam 30 untuk satu kali perjalanan pulang - pergi (PP)," ungkapnya.

Trio menyebutkan salah satu evaluasi headway yang langsung ditindaklanjuti adalah penggantian Suroboyo Bus dengan angkutan feeder Wira Wiri.

Armada lebih kecil untuk mendukung rute Terminal Osowilangun (TOW) menuju Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

"Salah satu evaluasi yang dilakukan, misalnya rute TOW menuju Unesa yang sebelumnya menggunakan Suroboyo Bus digantikan dengan unit kendaraan lebih kecil. Kemudian, unit Suroboyo Bus dialihkan ke rute utama Terminal Purabaya menuju Perak sehingga headway bisa lebih cepat dari sebelumnya," paparnya.

Pihaknya memastikan bahwa Dishub Surabaya akan terus melakukan inovasi seperti memperpanjang rute, penggabungan rute, integrasi antar halte dan stop bus.

"Sehingga masyarakat akan lebih tertarik untuk menggunakan moda transportasi umum," imbuhnya.

Saat ini, diketahui ada 28 unit Suroboyo Bus yang beroperasi.

Rutenya antara lain, Terminal Osowilangun - Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) dan Terminal Purabaya - Perak. (dim/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#feeder #dishub kota surabaya #kenaikan penumpang #Jumlah Penumpang #wira wiri suroboyo #transportasi publik #pemkot surabaya #suroboyo bus