Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Stok Darah Stabil saat Ramadan, PMI Surabaya Optimalkan Jemput Bola ke Mal

Hildan Sepka • Kamis, 21 Maret 2024 | 14:46 WIB
Kegiatan donor darah di sebuah pusat belanja di Surabaya.
Kegiatan donor darah di sebuah pusat belanja di Surabaya.

RADAR SURABAYA - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya memastikan ketersediaan kantong darah aman. Sirkulasi pendonor dan permohonan darah pun relatif terkendali. Kendati layanan jemput bola terus dimaksimalkan.

Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Surabaya Martono Adi Trijogo mengatakan, ketersediaan kantong darah melebihi target. Untuk sementara totalnya sekitar 1.500 kantong.

"Sudah tidak kekurangan sama sekali. Sudah sangat berlebih. Jumlah ini belum ketambahan sama kegiatan amal yang saat ini berjalan," ujar Martono Adi Trijogo, Rabu (20/3).

Martono menjelaskan, kebutuhan darah di PMI Kota Surabaya masih normal. Yaitu sekitar 400 hingga 500 kantong per hari. Sedangkan, jumlah pendonor pun makin meningkat.

"Cukup untuk tiga hari, tapi tiap hari ada pendonor yang menghasilkan sekitar 500 kantong tiap hari," ucapnya.

Kebutuhan darah Ramadan tahun ini stabil. Kendati jumlah permohonan darah tinggi, pihaknya mampu memastikan stok dalam kondisi aman. Jenis golongan darah O yang paling banyak dibutuhkan oleh masyarakat saat ini. 

“Pada bulan puasa ini, kami siapkan antisipasi untuk kegiatan, yakni dengan kegiatan donor darah di mal,” bebernya.

Martono menegaskan, PMI Kota Surabaya menjadi rujukan berbagai daerah sekitar. Sehingga, pihaknya terus berupaya memastikan ketersediaan kantong darah. Dia berharap upaya jemput bola tersebut berjalan optimal sesuai target.

“Kemarin kita juga dropping ke Lamongan, terus ada juga ke Banyumas. Selama ini, kita juga melayani yang di luar Surabaya," paparnya.

Sementara itu, Kepala PMI Kota Surabaya M Ikhsan menuturkan, pihaknya tengah memaksimalkan upaya jemput bola. Dia menggelar donor darah di BG Junction. Targetnya, selama kegiatan itu berlangsung mampu mencapai 5.000 pendonor.

"Jadi, target setiap harinya 500 orang. Insya Allah, sampai ke depan ada 5.000 pendonor darah yang akan mendonorkan darahnya di tempat ini," katanya.

Ikhsan menyampaikan pengalamannya tiap Ramadan stok darah menurun. Faktornya utamanya karena masyarakat tengah menjalani ibadah puasa. Sehingga, kegiatan donor darah perlu digenjot dengan jemput bola tersebut.

"Kita tekankan bahwa kegiatan amal donor darah tersebut menjadi bagian penting saat Ramadan. Alhamdulillah, di Surabaya, sudah beberapa kali ada kegiatan seperti ini," kata Ikshan. (hil/rek)

Editor : Lambertus Hurek
#donor darah di bulan ramadhan #stok darah Ramadan #donor darah #pmi surabaya